Virus Corona di Indonesia

Pemerintah Belum Terpikir Lakukan Lockdown, Social Distancing Dinilai Sudah Cukup

Pemerintah cenderung memilih menerapkan WFH sebagai bagian dari Social Distancing yang dilakukan untuk mengurangi interaksi sosial

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penerapan kebijakan penguncian (lockdown) secara nasional yang dilakukan banya negara di dunia demi mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), belum dilirik pemerintah Indonesia.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sistem seperti itu belum dibutuhkan di sini.

Karena tiap negara memiliki kebijakan dalam menentukan langkah penanganan terkait wabah ini.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam momen live di akun Instagram resmi milik Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

"Mengenai lockdown, saya kira kita belum terpikir ke situlah, setiap negara punya masalahnya sendiri-sendiri," ujar Luhut, Selasa (17/3/2020).

Saat ini memang Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan kepada seluruh warga Indonesia untuk melakukan seluruh kegiatan di rumah.

Langkah ini dikenal sebagai work from home (WFH) yakni bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah.

Pemerintah cenderung memilih menerapkan WFH sebagai bagian dari Social Distancing yang dilakukan untuk mengurangi interaksi sosial dengan tidak melakukan tatap muka atau kontak fisik.

"Kita masih pada posisi melihat mana yang bisa kita kontrol," jelas Luhut.

Pelatih Persija Jakarta Imbau Para Pemainnya Hindari Aktivitas di Ruang Publik

Dirut RSPI Sebut Pasien Nomor 23 Dipulangkan Hari Ini

Luhut sendiri mempraktekkan langkah itu, ia kini menjawab semua pertanyaan maupun menyampaikan informasinya melalui media sosial.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved