Virus Corona di Indonesia

UN SMK Tetap Dilaksanakan, Kemendikbud Pastikan Berjalan Sesuai Protokol Kesehatan

Plaksanaan UN SMK berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Panitia Pusat

Tangkapan Layar YouTube/Najwa Shihab
Nadiem Makarim saat hadir di acara Mata Najwa On Stage, Semarang (30/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sebut pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun 2019/2020 berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.

Meskipun wabah corona atau COVID-19 sedang melanda, pelaksanaan UN SMK berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Panitia Pusat.

"Bagi beberapa daerah yang tidak terdampak dan tetap melaksanakan UN saya ucapkan tetap semangat bekerja karena misi utama kita adalah untuk memastikan keamanan siswa dan tenaga pengajar di sekolah khususnya terkait pelaksanaan UN ini,” ujar Nadiem dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Untuk diketahui, UN kali ini diikuti sebanyak 28 provinsi dengan total peserta sebanyak 729.763 753.188 (47,17%) di 7.380 (53,9%) sekolah.

Namun, akibat wabah corona sejumlah provinsi memilih menunda pelaksanaan UN SMK.

Sejauh ini, posko UN melaporkan ada enam provinsi yang menunda pelaksaan UN SMK, yakni Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Bali, dan Provinsi Riau.

Sebanyak 817.169 peserta di 6.311 sekolah tidak mengikuti UN SMK karena kebijakan yang diambil Kepala Daerah masing-masing.

Kendati demikian, bagi daerah yang menetapkan penundaan UN dan penghentian aktivitas belajar mengajar di sekolah, Mendikbud mengimbau agar Dinas Pendidikan memastikan siswa tetap belajar di rumah, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan mengurangi aktivitas yang berisiko seperti berada di kerumunan.

"Kemendikbud mendukung penuh Pemerintah Daerah yang memutuskan untuk menunda pelaksanaan UN berdasarkan tingkat risiko yang dihadapi, dan telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mempermudah Pemerintah Daerah menghadapi tantangan ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved