Antisipasi Virus Corona di DKI

Cegah Penyebaran Virus Corona, Anies Baswedan Tunda Salat Jumat dan Kebaktian Selama Dua Pekan

Anies juga memastikan, seluruh misa dan kebaktian yang biasa dijalankan umat Kristiani ditunda selama dua pekan ke depan

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunda kegiatan keagamaan di tempat-tempat ibadah selama dua pekan ke depan.

Hal ini disampaikan Anies setelah bertemu dengan seluruh unsur forum umat beragama di DKI Jakarta.

"Kita menyepakati bahwa kegiatan peribadatan yang diselenggarakan secara bersama di rumah ibadah kita sepakati untuk ditunda hingga kondisi memungkinankan," ucapnya, Kamis (19/3/2020).

"Untuk sementara waktu kita lalukan selama dua pekan ke depan, ditunda," sambungnya.

Ini berarti selama dua pekan ke depan tidak akan ada lagi ibadat Salat Jumat di masjid-masjid yang ada di ibu kota.

"Konsekuensinya bagi umat Islam, kegiatan salat Jumat yang biasanya berjalan normal, maka hari ini kesepakatannya salat Jumat di Jakarta ditunda selama dua Jumat ke depan," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Tak hanya itu, Anies juga memastikan, seluruh misa dan kebaktian yang biasa dijalankan umat Kristiani ditunda selama dua pekan ke depan.

"Kegiatan misa hari Minggu dan kebaktian juga ditunda untuk dua minggu ke depan. Nanti kita akan pantau ke depannya," kata Anies.

Persija Jakarta Libur Sepekan, Ini Makanan yang Dikonsumsi Pemain Muda Macan Kemayoran

Polisi Tetapkan 30 Orang Sebagai Tersangka Penyebar Hoax Corona

Sementara untuk perayaan Nyepi yang bakal diperingati pada 25 Maret 2020 mendatang tetap akan dilakukan tanpa arak-arakan atau pawai ogoh-ogoh.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona di tempat-tempat keramaian.

"Tadi unsur umat Hindu yang hadir menyampaikan bahwa kegiatan nyepo sudah diputuskan tidak dengan keramaian," tuturnya.

"Jadi kegiatan keramaian ditiadakan," tambahnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved