Antisipasi Virus Corona di Tangsel
Pesan Berantai RS Premier Bintaro Lockdown, Pihak Rumah Sakit Angkat Bicara
Beredar pesan sebaran yang menyebut RS Premier Bintaro Tangsel tidak beroperasi alias lockdown.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Beredar pesan sebaran yang menyebut Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB) Tangerang Selatan (Tangsel) tidak beroperasi alias lockdown.
Tak hanya itu, dalam pesan sebaran yang beredar di aplikasi pesan singkat, juga menyebut 19 perawat RSPB positif terjangkit virus corona atau Covid-19.
Hal itu langsung mendapat tanggapan dari CEO RS Premier Bintaro, Juniwati Gunawan, melalui keterangan resminya, Kamis (19/3/2020).
Juniwati membantah pesan berantai tersebut dan memastikan RS Premier Bintaro beroperasi normal seperti biasa.
"Manajemen Ramsay Sime Derby Health Care Indonesia (RSDHI), menyatakan bahwa dalam masa tanggap darurat Covid-19 di Indonesia, RS Premier Bintaro tetap beroperasi normal (tidak lockdown)," jelas Juniwati.
Juniwati juga mengatakan, pihaknya fokus melakukan screening Covid-19, pada pasien, pengunjung, dokter dan staf.
"Jika ada pasien dengan gejala mengarah ke Covid-19, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI, untuk ditangani sesuai prosedur yang berlaku," terangnya.
RSPB tidak bertanggung jawab atas informasi yang beredar selain berasal dari pihak manajemen sendiri.
Juniwati memastikan, pihaknya melakukan segala upaya untuk mewujudkan kenyamanan dan keamanan bagi pasien serta semua yang berada di lingkungan RS Premier Bintaro.
"Harap pengunjung rumah sakit mematuhi arahan dan peraturan keselamatan yang telah ditetapkan," ujarnya.
Hoaks Pesan Larangan Keluar Rumah Bagi Warga DKI
Polisi memastikan pesan berantai larangan bagi pejalan kaki maupun pengendara roda dua ke jalan raya pada hari ini mulai pukul 14.30 sampai 22.00 WIB adalah hoaks.
Adapun pesan tersebut tertulis bahwa larangan tersebut lantaran akan dilakukan penyemprotan disinfektan dosis tingkat satu melalui udara yang dapat alergi pada kulit dan gangguan pernafasan.
Adapun pesan berantai itu juga mencamtumkan webste Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Itu Hoaks," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Kamis (19/3/2020).
Penegasan bahwa pesan berantai tersebut hoaks juga ditegaskan Plt Kepala Biro Humas Kominfo Fernandus Setu.
"Konten tersebut tidak benar atau hoaks. Kementerian Kominfo tidak pernah mengeluarkan himbauan seperti informasi yang beredar berikut," kata Fernandus dalam keterangan tertulisnya.
Sebelumnya beredar informasi berisi larangan warga pergi keluar rumah dam melintas di beberapa ruas jalan pada hari ini mulai Pukul 14.30 sampai 22.00 WIB adalah hoaks.
Berikut isi pesannya:
"Informasi
Untuk seluruh warga DKI JAKARTA Pada tanggal 19 Maret 2020 Pukul 14.30 s/d 22.00 wib, dilarang untuk berpergian keluar rumah menggunakan kendaraan roda 2 (dua) dan berjalan kaki. Dikarenakan akan ada pencegahan CONVID-19 dengan penyemprotan disinfektan dosis tingkat 1 melalui udara yang dapat alergi pada kulit dan gangguan pernafasan. Sebagai langkah ini kami pihak Pemerintah akan bekerja sama dengan kepolisian lalu lintas untuk pengaturan kendaraan.
JALAN YANG AKAN DISTERILSASI
Jalan Jaksa
Jalan Daan Mogot (Jakarta)
Jalan Gajah Mada (Jakarta)
Jalan Halim Perdanakusuma (Jakarta)
Jalan Hayam Wuruk (Jakarta)
Jalan HR Rasuna Said (Jakarta)
Jalan Raya Pasar Minggu (Jakarta)
Jalan Jelakeng
Jalan Jenderal Ahmad Yani (Jakarta)
Jalan Jenderal Gatot Subroto (Jakarta)
Jalan Jenderal Sudirman (Jakarta)
Jalan Laksamana Yos Sudarso (Jakarta)
Jalan Letnan Jenderal MT Haryono (Jakarta)
Jalan Letnan Jenderal S Parman (Jakarta)
Jalan M. H. Thamrin
Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan (Jakarta)
Jalan Mayor Jenderal Sutoyo (Jakarta)
Jalan Medan Merdeka (Jakarta)
Jalan Pangeran Jayakarta
Jalan Prapatan (Jakarta)
Jalan Profesor Dokter Satrio (Jakarta)
Jalan Raya Bogor
Jalan Senen Raya (Jakarta)
Jalan Sisingamangaraja (Jakarta)
Jalur Jalan Raya Kota - Pondok Labu
Jalan Kramat Raya (Jakarta)
Jalan Salemba Raya (Jakarta)
Jalan Veteran (Jakarta)
Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim (Jakarta)
MOHON MAAF APABILA AKTIVITAS TERGANGGU
https://www.kominfo.go.id"
• Tengah Hamil Lima Bulan, Cut Meyriska Bahas Jenis Kelamin Calon Bayinya: Sebenarnya Sudah Tahu
• Sidang Penyiraman Air Keras Digelar Perdana Hari Ini, Novel Baswedan Tidak Hadir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-rumah-sakit-1.jpg)