Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Hindari Kerumunan, Resepsi Pernikahan Dihentikan Hingga Jadwal Moda Transportasi Diubah

Acara resepsi pernikahan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat malam tadi terpaksa dihentikan.

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Acara resepsi pernikahan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat malam tadi terpaksa dihentikan.

Hal tersebut dilakukan aparat Satpol PP bersama polisi dengan menggandeng tokoh masyarakat setempat.

Pasalnya, selain sudah melewati Pukul 22.00 WIB, adanya kerumunan massa yang masih berkumpul dikhawatirkan dapat menimbulkan penyebaran virus corona.

Terlebih, malam tadi masih banyak tamu undangan dan masyarakat yang berkumpul di depan panggung dangdut yang jadi hiburan acara resepsi tersebut.

"Kalau untuk akadnya tetap berjalan, tapi untuk resepsinya yang minta dihentikan," kata Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2020).

Tamo mengatakan, setelah diimbau pihaknya untuk segera menghentikan pesta resepsi, kedua mempelai beserta keluarga pun menyetujuinya.

Para tamu undangan dan masyarakat sekitar yang berkumpul di depan panggung dangdut kemudian pulang dengan tertib.

"Yang punya hajat kooperatif. Begitu diimbau acara resepsi langsung berhenti," kata Tamo.

Tamo berharap masyarakat mengikuti instruksi pemerintah jika tetap harus mengadakan acara resepsi pernikahan di tengah wabah corona.

Diantaranya menyediakan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh serta menjaga jarak agar tak berkerumun.

"Kan sudah ada Surat Edaran Gubernur No. 04 tahun 2020 tentang syarat yang harus di penuhi apabila giat tersebut enggak bisa ditunda," ujar Tamo.

Penumpang Bus Transjakarta dibatasi

Jumlah penumpang bus TransJakarta akan dibatasi mulai Senin, 23 Maret 2020 besok.

Hal ini dibenarkan Plt Direktur Utama PT TransJakarta, Yoga Adiwinarto, saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2020).

Yoga menjelaskan, yang semula bus TransJakarta (bus gandeng) mengangkut 150 orang, besok menjadi 60 orang.

"Dari tadinya seratus lima puluh orang, besok jadi enam puluh penumpang," kata Yoga.

Kemudian, pembatasan penumpang juga terjadi kepada bus TransJakarta (model single).

Semula, bus tersebut mengangkut lebih dari 30 penumpang.

Namun besok, bus tersebut hanya mengangkut 30 penumpang.

"Untuk bus single sebanyak tiga puluh penumpang per satu bus," ujarnya.

Selain itu, Yoga mengimbau kepada penumpang agar menerapkan social distancing (jaga jarak) antara satu dengan yang lainnya.

"Kami mengimbau para penumpang untuk duduk dengan jarak antara satu kursi, lalu berdiri di halte dan juga di bus," imbau Yoga.

"Jaraknya sepanjang satu lengan atau lencang depan atau kanan," sambungnya.

Hal ini bertujuan guna melawan penyebaran virus corona (Covid-19).

Jadwal pemberangkatan MRT diubah

Jadwal pemberangkatan kereta cepat MRT Jakarta akan diubah mulai Senin, 23 Maret 2020 besok.

Kereta cepat MRT Jakarta akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB.

"Mulai Senin 23 Maret 2020, jam operasi MRT akan disesuaikan mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan, Minggu (22/3/2020).

William, sapaannya, menjelaskan jarak waktu antarkereta (headaway) yakni berkisar lima menit, pada pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB.

"Pada jam sibuk dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 09.05 menit (waktu sibuk)," jelas William.

Kemudian, jarak antarkereta MRT Jakarta pada waktu non-sibuk, akan berkisar sepuluh menit.

"Tiap sepuluh menit untuk jam non-sibuk, pukul (09.00 WIB - 17.00 WIB) dan 19.00 WIB - 20.00 WIB)," kata William.

MRT Jakarta juga akan membatasi penumpang.

"Pembatasan jumlah penumpang 60 orang per kereta (gerbong) atau 360 orang per satu rangkaian kereta," pungkas William.

Jadwal pemberangkatan KRL diubah

Jadwal pemberangkatan Kereta Rel Listik (KRL) akan berubah, mulai Senin besok, 23 Maret 2020.

Yakni mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB.

"Mulai Senin, 23 Maret 2020, kereta commuterline (KRL) akan beroperasi pukul 06.00 WIB-20.00 WIB," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2020).

Anne, mengatakan hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Sejumlah cara antisipasi dilakukan pihak PT KCI, di antaranya menyemprotkan cairan disinfektan dan menyediakan hand sanitizer.

Kendati begitu, Anne menyatakan pihaknya tetap mengimbau penumpang agar melakukan social distancing.

"Kami mohon kerja sama dari para pengguna KRL untuk mengikuti berbagai upaya menjaga jarak," imbau Anne.

Mulai Besok, Jadwal Pemberangkatan MRT Jakarta Diubah

Imbas Virus Corona, Penumpang Bus TransJakarta akan Dibatasi Mulai Besok

Histeris saat Lihat Raffi Ahmad Bawa Barang Ini, Nisya Ahmad Sampai Mengejar: Aa Jangan Pergi!

PLN Banten Pastikan Pasokan Listrik untuk Rumah Sakit Pelayanan Covid-19 Aman

Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Corona di Depok Jadi 13 Orang, Empat Diantaranya Sembuh

"Juga menyesuaikan kembali perjalanannya, terutama pada keberangkatan pagi dan sore hari," sambungnya.

Anne juga mengimbau kepada calon penumpang KRL, agar di rumah saja.

"Calon pengguna KRL dapat mempertimbangkan kembali apabila bukan keperluan yang mendesak, sebaiknya mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah," ucap Anne.

Penyesuaian pola operasi KRL, lanjutnya, berlaku hingga 14 hari mendatang.

Juga menyesuaikan dengan perkembangan terkini di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.

Berikut penyesuaian operasional KRL mulai Senin besok, 23 Maret 2020:

A. Jam operasional seluruh lintas/rute KRL adalah mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB, mengoperasikan 713 perjalanan KRL.

B. Jarak antar kereta/headway:
1. Lintas Bogor/Depok-Jakarta Kota PP:
Headway pada pagi dan sore hari 10-15 menit.

2. Lintas Bogor/Depok/Nambo-Angke/Jatinegara PP:
Headway pada pagi dan sore hari 10-15 menit.

3. Untuk lintas lain, yaitu Bekasi-Jakarta Kota PP; Maja/Parungpanjang/Serpong-Tanah Abang PP; Tangerang-Duri PP dan; Tanjung Priok-Jakarta Kota PP:
Headway pada pagi dan sore hari 15-30 menit.

4. Untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota sesuai jadwal existing dengan jam operasional 06.00-20.00 WIB.

(TribunJakarta.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved