Antisipasi Virus Corona di DKI

Tetap Layani Kebutuhuan Rohani Umat, Link Live Streaming Misa Prapaskah IV di Gereja Katedral

Keuskupan Agung Jakarta meniadakan semua kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang

Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Bima Putra
Sebanyak 13 kreatif orang muda katolik memvisualisasikan jalan salib di Gereja Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) meniadakan semua kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang, termasuk Misa Minggu (22/3/2020).

"Selama 15 hari, mulai tanggal 20 Maret sampai dengan 3 April 2020, semua kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang berikut ini ditiadakan."

Misa mingguan akan disiarkan secara online (live streaming atau via channel YouTube)."

"Semua kegiatan kerohanian bersama: Misa lingkungan, Misa ujub, renungan APP lingkungan, dan Jalan Salib."

"Dengan semangat Gembala Baik dan Murah Hati, pastor diminta untuk tetap melayani kebutuhan rohani dan sakramental Umat Allah."

"Dengan memperhatikan kondisi dan ketentuan yang ada," ujar Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo Samuel Pangestu dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2020).

Berikut ini link live streaming Misa Prapaskah IV di Gereja Katedral, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

">Link live streaming Misa Prapaskah IV di Gereja Katedral.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan warga Ibu Kota beribadah di rumah, menyusul merebaknya wabah virus corona (Covid-19).

Termasuk, Salat Jumat yang sedianya digelar di masjid, mulai Jumat (20/3/2020) besok diimbau menggantinya dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing.

“Hari ini kesepakatannya Salat Jumat di Jakarta ditunda selama dua Jumat ke depan."

Cegah Covid-19, Seluruh Tempat Hiburan di Kabupaten Bekasi Ditutup

"Sesudah itu kami pantau kembali,” kata Anies Baswedan seusai rapat kerja dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta, di Balai Kota, Kamis (19/3/2020) petang.

Anies Baswedan mengaku seruannya kali ini berbeda dibanding pekan lalu saat menghadapi wabah corona.

Saat itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk masing-masing membawa alat salat berupa sajadah.

BREAKING NEWS Gubernur Anies Tetapkan Jakarta Tanggap Darurat Bencana Wabah Covid-19

Namun seiring kian merebaknya kasus corona, pihaknya mengubah seruan supaya masyarakat, terutama Umat Muslim, agar mengganti Salat Jumat dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved