Tips Mengatasi Panic Buying dan Cara Cerdas Dalam Berbelanja
Ketua Pusat Krisis Universitas Indonesia/Wasekjen IABI, Dicky Palupessy memberikan tips mengatasi panic buying
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Pusat Krisis Universitas Indonesia/Wasekjen IABI, Dicky Palupessy memberikan tips mengatasi panic buying.
Sejak wabah virus corona melanda Indonesia, sejumlah masyarakat mengalami panic buying.
Untuk diketahui, panic buying adalah perilaku membeli barang dalam jumlah besar yang didasari ketakutan secara tiba-tiba.
Selanjutnya hal ini bisa menyebabkan seseorang membeli barang secara berlebihan dan menimbulkan fenomena penimbunan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dicky mengatakan pikiran dan rasionalitas kita harus tetap berada setingkat di atas kecemasan kita sendiri, atau yang dalam kata lain membeli barang secara rasional.
Berikut tips yang diberikan oleh Dicky:
1. Smart buying atau cerdas belanja: Belilah keperluan yang memang sangat dibutuhkan dalam jumlah yang cukup untuk orang atau keluarga selama waktu tertentu yang rasional atau sesuai kemampuan.
2. Jangan langsung panik karena pemberitaan yang ada di media, tetap tenang dan cari sumber informasi yang terpercaya atau valid, tidak egoistikdan menimbun barang kebutuhan pokok secara berlebihan.
"Anda perlu mengingat bahwa yang membutuhkan barang kebutuhan pokok bukan hanya Anda atau keluarga Anda saja, tetapi juga orang lain yang bisa saja adalah tetangga Anda, teman Anda, teman anak/kakak/adik/orang tua Anda,saudara jauh Anda, atau orang yang tidak Anda kenal sama sekali, namun membutuhkannya sama seperti Anda," katanya.
• Diduga Gangguan Jiwa, Pria Mengamuk dan Ancam Bakar Rumah Warga di Tambora
• Menteri Kesehatan: Wisma Atlet Diperuntukkan bagi Pasien Covid-19 Kondisi Ringan
Selanjutnya, ia turut memberikan tips cerdas dalam berbelanja untuk menghindari panic buying, antara lain:
1. Buatlah list atau daftar belanja untuk memastikan barang yang dibutuhkan terbeli dan belilah sesuai rencana
2. Jika memungkinkan belilah barang delevery order atau jasa pengantaran karena ini sangat penting di hari-hari ini karena social distancing
3. Tetap jaga jarak aman antar orang minimal 1 meter (apabila di supermarket)
4. Pilihlah waktu belanja pada jam tidak sibuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/warga-belanja_20180329_175353.jpg)