Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Antisipasi Virus Corona, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol

Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bekasi hari ini dilakukan penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar).

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bekasi oleh Dinas Damkar Kota Bekasi, Senin, (23/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bekasi hari ini dilakukan penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar), Senin, (23/3/2020).

Penyemprotan ini dilakukan dalam rangka antisipasi penyebaran virus corona Covid-19 di area publik, ruas jalan yang dsemprot diantaranya, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Agung, Jalan Ir. Juanda hingga Jalan Cut Meutia.

Pantauan TribunJakarta.com di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, penyemprotan dilakukan dengan cara, mobil Damkar berjalan secara perlahan sambil sejumlah petugas melakukan penyempotan.

Titik area penyemprotan bukan fokus pada badan jalan protokol, petugas menyemprotkan disinfektan ke titik area publik pedestrian dan jembatan penyerangan orang yang ada di jalan tersebut.

Kepala Dinas Damkar Kota Bekasi, Aceng Solahudin mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak delapan unit mobil pemadam dan satu tanbahan dari pengembang kawasan perumahan untuk penyemprotan kali ini.

"Kita kerahkan 8 unit, tapi nanti tambah satu dari MGT itu nanti di kawasan Jamrud kemudian di Keranggan akan melakukan penyemprotan di Jalan Raya Pondok Gede," kata Aceng di Markas Komado Damkar Kota Bekasi.

Aceng menjelaskan, pihaknya berencana melakukan kegiatan penyemprotan secara berkala. Hal ini dilakukan agar area-area publik seperti jalan protokol dapat steril dari penyebaran Covid-19.

"Secara berkala kita akan lakukan dan jadwalkan apakah tiga hari sekali atau seperti apa sesuai kebutuhan," ujar Aceng.

Dia juga bakal melakukan kordinasi ke aparatur lingkungan seperti Lurah dan Camat untuk menjadwal proses penyemprotan di lingkungan perumahan.

Namun penyemprotan di kawasan perumahan bisa dilakukan jika ada kebutuhan, seperti misalnya di lingkungan sekitar terdapat warga yang sudah positif Covid-19.

"Kita akan lakukan ke perumahan-perumahan juga dengan mengikutsertakan unsur kecamatan ada bimaspol lalu ada babinsa lurah camat akan kita libatkan perumahan-perumahan mana yang dipandang perlu untuk dilakukan penyemprotan disinfektan," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved