Virus Corona di Indonesia

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Dirawat Usai Tes Covid-19, Kegiatan Terakhir Hingga Respon Oded

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dikabarkan sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Bandung.

Tribun Jabar/Tiah SM
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menghadiri acara pemberian vitamin A kepada balita di Posyandu Bougenville RW 04 Babakan Penghulu Kecamatan Cinambo, Kamis (20/2/2020). 

Pantauan Tribun Jabar, Senin 23 Maret 2020, sekitar pukul 16.54 WIB, terdapat dua orang satpam berjaga di pos pengamanan rumah orang nomor dua di Kota Bandung itu.

Saat Tribun melewati rumah tersebut, gerbang rumah berwarna hitam itu sempat terbuka. Terlihat seorang laki-laki turun dari mobil mini bus berwarna hitam dan masuk ke dalam rumah Yana. Di dalam garasi pun terlihat mobil mini bus berwarna hitam dan mobil patwal yang sedang terparkir.

Suasana di depan rumah Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana,
Suasana di depan rumah Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, (tribunjabar/nazmi abdurrahman)

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyebutkan bahwa wakilnya tengah sakit. Saat ini, kata Oded, Yana tengah dirawat di salah satu rumah sakit.

"Pak Yana sekarang memang masih dirawat. Kemarin sudah diperiksa (terkait Covid-19), tapi belum keluar hasilnya," katanya.

Yana sudah sepuluh hari ini tidak hadir dalam kegiatan pemerintahan. Terakhir kali Yana melakukan kegiatan yaitu saat meninjau ruang isolasi khusus Covid-19, di RSKIA Bandung pada Jumat 13 Maret 2020.

Hingga saat ini, Pemerintah Kota Bandung belum memberikan informasi atau keterangan lebih detail terkait kondisi Yana. Belum diketahui pula Yana dirawat di rumah sakit mana dan sejak kapan.

Pemprov Jabar Tes Massal Covid-19

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan tes massal COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang).

Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga yang diprioritaskan ini rencananya dimulai Rabu, 25 Maret 2020.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan tes masif di daerah dengan penyebaran COVID-19 paling besar itu tidak ditujukan bagi seluruh warga Jabar, melainkan hanya untuk tiga kategori.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved