Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

PP The Jakmania Bersama ACT Siap Melawan Penyebaran Virus Corona di Jakarta

The Jakmania bersama ACT akan mengumpulkan dana yang nantinya disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kelompok suporter pendukung Persija Jakarta, The Jakmania menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) melawan penyebaran virus corona agar tidak meluas di Jakarta.

Penyebaran virus corona di Jakarta yang mengkhawatirkan membuat Pengurus Pusat (PP) The Jakmania mengambil langkah cepat menghentikan penyebarannya.

Nantinya, The Jakmania bersama ACT akan mengumpulkan dana yang nantinya disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

The Jakmania bersama ACT menargetkan bisa mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya agar bisa membantu para petugas medis yang saat ini tengah berjuang di Rumah Sakit.

Berbagai Alat Perlindungan Diri (APD) dan logistik pangan diharapkan bisa cepat disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Selain itu, banyaknya dari warga-warga yang bertahan di rumah tanpa persediaan pangan cukup menjadi perhatian PP The Jakmania.

Ada juga masyarakat yang hidupnya dalam keterbatasan tidak memiliki kesempatan membeli hygiene kit yang kini harganya meningkat.

Kisah Asti, Donasikan Sebagian Penjualan Produknya Demi Bagikan Hand Sanitizer Gratis ke Ojol

Hal tersebut melatarbelakangi PP The Jakmania membuat aksi tersebut dan menggandeng ACT untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Ketua Umum (Ketum) The Jakmania, Diky Soemarno mengatakan, pihaknya ingin berperan serta membantu masyarakat umum, khususnya di Jakarta melawan penyebaran virus corona.

"Memang itu yang seharusnya kita lakukan dalam memerangi virus corona. Aksi itu merupakan kepedulian dari PP Jakmania untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Diky Soemarno kepada TribunJakarta, Selasa (24/3/2020).

Gerakan yang dibuat PP The Jakmania bersama ACT ditargetkan bisa menyentuh Rp15 juta atau lebih. Selain itu, gerakan ini akan berlangsung selama 65 hari ke depan.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved