Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tata Cara Pemulasaran Jenazah Pasien Corona: Dilarang Dibalsem Hingga Peti Tak Boleh Dibuka

Pemprov DKI menerapkan prosedur khusus untuk mengurus pemulasaran jenazah pasien corona atau Covid-19.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI menerapkan prosedur khusus untuk mengurus pemulasaran jenazah pasien corona atau Covid-19.

Prosedur ini wajib diterapkan demi meminimalisir penularan wabah virus asal Provinsi Wuhan China itu.

Aturan itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) nomor 55/SE/2020 tentang Pelaksanaan Penulasaran Jenazah Pasien Covid-19 di DKI Jakarta yang dikeluarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti.

Dalam surat edaran dijelaskan, bahwa jenazah pasien corona tak boleh diawetkan.

"Perlakukan terhadap jenazah, tidak dilakukan suntik pengawetan dan tidak dibalsem," tulis Widyastuti dalam suratnya dikutip TribunJakarta.com, Selasa (24/3/2020).

Setelah dibungkus dengan kain kafan, jenazah harus dibungkus dengan bahan plastik tak tembus air.

"Masukkan jenazah ke dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus," ujarnya.

Selanjutnya, petugas pemulasaran harus memastikan tidak ada kebocoran cairan tubuh yang dapat mencemari bagian luar kantong jenazah.

"Pastikan kantong jenazah disegel dan tidak boleh dibuka lagi," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved