Tampil di Tangsel, Pilar Saga Ichsan Ogah Bicara Politik di Tengah Pandemi Covid-19

Pilar Saga Ichsan, bakal calon wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel), dari Golkar.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Pilar Saga Ichsan, yang merupakan bakal calon wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari partai Golkar, membagikan 100 liter disinfektan kepada PMI Tangsel, Serpong Rabu (25/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pilar Saga Ichsan, bakal calon wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel), dari Golkar, tampil di Tangsel untuk menyampaikan donasi disinfektan ke PMI Tangsel, di Jalan Raya Cendikia, Serpong, Rabu (25/3/2020).

Sebagai bakal peserta pilkada, wajah Pilar sudah menghiasi Tangsel melalui banyak baliho di pinggir jalan.

Namun, sosok pria yang menjabat Wakil Ketua Karang Taruna Banten itu, masih jarang berkunjung ke Tangsel, karena kediamannya berada di Serang.

Pada kemunculannya kali ini, Pilar enggan berbicara politik. Ia hanya menjawab pertanyaan terkait partainya, Golkar, terbatas dalam hal pencegahan virus corona atau Covid-19.

"Saya dan Pak Benyamin Davnie sudah diberikan surat keputusan dukungan dari partai Golkar. Dan saya dikasih tugas juga oleh partai untuk terus bersosialisasi, terus memberikan melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat."

"Khususnya mungkin sekarang lagi kondisi seperti ini, ya kita fokusnya terjun dulu di masalah kemanusiaan. Itu sih yang diarahkan DPP, karena kebetulan saya kader juga di Partai Golkar," ujar Pilar di lokasi.

Pilar mengaku sudah sering berkomunikasi dengan Benyamin Davnie, sebagai pasangannya, calon wali kota dari Golkar.

Di sisi lain, ia memahami Benyamin yang tengah menjalani tugas sebagai wakil wali kota untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Saya sudah sering koordinasi menyamakan visi dan misi sama beliau. Ya sekarang kondisinya begini, Pak Ben juga punya tugas khusus mungkin di pemerintah kota, saya juga sebagai outsider, orang luar pemerintahan, ya saya melakukan yang terbaik di organisasi saya, dengan rekan-rekan saya untuk masalah pencegahan corona ini," jelasnya.

Pilar enggan bicara lebih jauh terkait program politiknya, dan bahkan mengaku menghentikan program sosialisasi tatap mukanya dengan masyarakat.

"Enggak, enggak, saya rasa sih sosialisasi untuk tatap muka dengan masyarakat sama silaturahmi, saya stop dulu. Saya fokus untuk penanganan ini dulu saja, merasa punya tanggung jawab moral juga untuk melakukan sesuatu untuk masyarakat," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved