Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Terdaftar 700 WNA di Tangerang Mengajukan Izin Tinggal Darurat Karena Covid-19

Sekira 700 WNA telah mengajukan izin tinggal darurat ke Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Tangerang.

TribunJakarta/Ega Alfreda
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna saat ditemui di kantornya, Selasa (11/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sekira 700 Warga Negara Asing (WNA) telah mengajukan izin tinggal darurat ke Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Tangerang.

Ratusan WNA tersebut terpaksa memperpanjang izin tinggalnya karena pandemi Covid-19 sehingga tidak bisa kembali ke negaranya.

Padahal beberapa pekan yang lalu, tercatat ada sekira 500 WNA yang sudah mengajukan izin tinggal darurat dan terus bertambah hingga saat ini.

Kepala Kantor Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, Felusia Sengky Ratna mengatakan rata-rata setiap harinya ada 25 WNA yang datang untuk memperpanjang izin tinggal darurat di Tangerang.

"Sampai dengan saat ini sudah melayani sekitar 700 orang untuk izin tinggal keadaan terpaksa," kata Sengky saat ditemui di kantornya, Selasa (24/3/2020).

Ia mengatakan, peraturan izin tinggal darurat yang termaktub dalam Permenkumham No 7 tahun 2020 memperbolehkan WNA untuk memperpanjang tinggal selama 30 hari.

Namun, menurutnya terbit peraturan baru untuk memperpanjang sampai 30 hari lagi dari peraturan pertama karena pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda.

"Diperpanjang lagi karena memang Virus Corona ini masih mewabah," jelas Sengky.

Dalam peraturan tersebut izin tinggal darurat diperuntukan untuk empat negara yang paling parah terdampak Covid-19 yakni China, Iran, Korea Selatan, dan Italia.

Namun, menurut Sengky, di Tangerang sendiri didominasi oleh WNA asal China dan Korea.

"Didominasi warga negara China kemudian diikuti Korea," sambung dia.

Kebakaran PT Samudera Steel Cakung, 2 Pegawai Luka Bakar

Stok Darah Kosong Imbas Corona, PMI Jakarta Timur Ingatkan Banyak Warga di Rumah Sakit Korban DBD

Kendati demikian, perpanjangan izin tinggal darurat yang bari tersebut belum diketahui berlaku sampai kapan.

Seban, dalam Permenkumham nomer 8 tahun 2020 tertulis penghentian sementara bebas visa untuk sementara bagi WNA yang terdampak Covid-19 di negara asalnya.

"Visa kunjungan saat kedatangan dan izin tinggal keadaan terpaksa, disebutkan bahwa bagi orang asing yang terdampak kebijakan lockdown disuatu negara dapat diberikan izin tinggal keadaan terpaksa," terang Sengky.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved