Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kegiatan Belajar dari Rumah untuk Pelajar Kota Tangerang Diperpanjang Sampai 2 Juni 2020

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati Yulia mengatakan kegiatan belajar di rumah akan diperpanjang sampai tanggal 2 Juni 2020.

Kegiatan Belajar dari Rumah untuk Pelajar Kota Tangerang Diperpanjang Sampai 2 Juni 2020
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati Yulia (tengah) saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang memberikan keterangan soal perpanjangan masa belajar si rumah siswa, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Pendidikan Kota Tangerang menetapkan perpanjangan waktu pembelajaran di rumah untuk siswa TK, SD, dan SMP sampai bulan Juni 2020.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Tangerang nomor 420/1322-Sekretariat perihal Surat Edaran IV tanggal 17 Maret 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati Yulia mengatakan kegiatan belajar di rumah akan diperpanjang sampai tanggal 2 Juni 2020.

"Untuk kepanjangan siswa belajar di rumah kita sudah berikan surat edaran, kita perpanjang sampai dengan tanggal 29 Mei dan 2 Juni itu masuk," jelas Masyati di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/3/2020).

Walau sebenarnya, pada kalender pendidikan, tanggal 20 sampai 29 Mei memang terjadwal untuk libur dan terbentur tanggal merah pada 1 Juni 2020.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada guru untuk tidak terlalu membebani murid didik dengan pekerjaam rumah yang berlebihan.

"Tetap diberi tugas dan terpantau kan walau di rumah. Tapi guru tidak membebani betul-betul dengan tugas banyak dan terus terpantah guru," jelas Masyati.

Peran orang tua murid pun dinilai sangat dibutuhkan selama proses pembelajaran di rumah di Kota Tangerang.

Jangam sampai, lanjut Masyati, mentang-mentang di rumah maka orang tua secara bebas mengajak anaknya bermain ke luar tanpa mengindahkan virus corona (Covid-19).

"Dengan kondisi sekarang ini orang tua jangan salah kaprah. Jangan belajar di rumah tapi anak diajak jalan-jalan, sedangkan kita untuk bisa mengantisipai virus yang sedang berkembang sekarang ini benar-benar diam di rumah saja kalau tidak ada hal genting," kata Masyati.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved