Mahasiswi Penimbun Masker

Mahasiswi Penimbun Masker di Tanjung Duren Jakarta Barat Dikenakan Wajib Lapor

TVH (19), mahasiswi penimbun masker yang sempat diamankan Polsek Tanjung Duren, saat ini dikenakan wajib lapor.

Mahasiswi Penimbun Masker di Tanjung Duren Jakarta Barat Dikenakan Wajib Lapor
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Masker yang ditimbun kedua tersangka yang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - TVH (19), mahasiswi penimbun masker yang sempat diamankan Polsek Tanjung Duren, saat ini dikenakan wajib lapor.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa hal hingga akhirnya memberikan wajib lapor kepada TVH.

Di antaranya, tersangka berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi dan masih menuntut ilmu.

"Beliau itu masih kuliah semester dua dan dia biaya sendiri untuk kuliahnya. Dia juga janji enggak akan jualan lagi," kata Mubarak kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Mubarak mengatakan, TVH dikenakan wajib lapor seminggu sekali selama dua bulan.

"Jadi ada pertimbangan, tiap minggu lapor ke Polsek selama dua bulan," kata Mubarak.

Selama proses wajib lapor itu, polisi tetap memantau TVH.

Apabila yang bersangkutan mengulangi perbuatannya maka TVH akan kembali diamankan.

Diketahui, TVH adalah mahasiswi yang menimbun masker saat wabah corona.

Ia diamankan di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Selasa (3/3/2020).

Ada 350 kardus masker berbagai merek yang disita polisi dari apartemen yang disewa TVH yang menurut pengakuannya akan dijual kembali di saat tingginya permintaan.

Masker tersebut terdiri dari 120 kardus masker merek Sensi,152 kardus masker wajah merek Mitra, 71 kardus masker wajah merek Prasti dan 15 kardus masker merek Facemas.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved