Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Perkantoran dan Tempat Usaha di Kota Bekasi Mulai Tutup, Wali Kota: Sekarang Mau Cari Makan Susah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, sejumlah perkantoran dan tempat usaha di wilayahnya sudah mulai tutup sementara.

Perkantoran dan Tempat Usaha di Kota Bekasi Mulai Tutup, Wali Kota: Sekarang Mau Cari Makan Susah
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Kamis, (26/3/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, sejumlah perkantoran dan tempat usaha di wilayahnya sudah mulai tutup sementara.

Hal itu mengikuti surat edaran penutupan sementara terkait antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

"Sudah banyak yang tutup semua, mau makan aja kita sekarang susah ini sudah pada tutup," kata Rahmat saat dijumpai di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Kamis (26/3/2020).

Tetapi dia menghimbau pasar tradisional dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan pokok diusahakan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dengan menyesuaikan jam operasional.

"Saya pesen pasar tradisional supermarket yang menyediakan 9 bahan pokok jangan ditutup karena kalau ditutup repot nanti urusannya," tegas dia.

Adapun beberapa tempat usaha atau pusat perbelajaan yang mulai tutup di Kota Bekasi diantaranya Summarecon Mall Bekasi, Mega Bekasi Hypermall (Giant), Bekasi Trade Centre (BTC) dan Grand Galaxy Park.

Pusat perbelanjaan yang tutup sementara ini berlaku untuk tenant penyedia kebutuhan sekunder seperti pakaian dan elektronik serta hiburan.

Sementara untuk tenant penyedia kebutuhan pokok atau swalayan tetap buka dengan menyesuaikan jam operasional menjadi lebih singkat.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi telah menerbitkan surat edaran terkait penghentian sementara kegiatan perkantoran perusahaan/usaha dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Surat dengan nomor 560/2209/ Disnaker itu ditetbitkan sejak kemarin, Senin, (23/3/2020) dan berlaku untuk seluruh perkantoran perusahaan/usaha yang ada di wilayah Kot Bekasi.

Terdapat empat poin utama yang menjadi arahan Wali Kota Bekasi dalam surat erdaran tersenut, pertama menutup seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu, menutup fasilitas operasional dan melakukan kegiatan berusaha di rumah (work form home).

Puskesmas Tanah Abang Sebut Prioritas Rapid Test Covid-19 Bagi Tenaga Medis

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang: Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai Bulan Juni 2020

Kedua, bagi perusahaan yang tidak bisa menghentikan kegiatan perkantorannya, diminta untuk memgurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal (jumlah karyawan, waktu kegiatan dan fasilitas operasional). Mendorong sebanyak mungkin karyawan untuk bekerja dari rumah.

Ketiga, surat edaran ini berlaku selama sembilan hari, terhitung dari tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan 31 maret 2020.

Keempat, informasi terkait penyebaran Covid-19 dapat dilihat di situs remsi milik pemerintah Kota Bekasi corona.bekasikota.go.id.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved