Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Khawatir Penyebaran Covid-19 Meluas, Imbas Mobilisasi Warga Bekasi ke Jakarta Masih Tinggi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku khawatir sampai saat ini, mobilisasi warganya ke Jakarta masih cukup tinggi di tengah wabah virus corona.

Wali Kota Khawatir Penyebaran Covid-19 Meluas, Imbas Mobilisasi Warga Bekasi ke Jakarta Masih Tinggi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Kamis, (26/3/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku khawatir sampai saat ini, mobilisasi warganya ke Jakarta masih cukup tinggi di tengah wabah virus corona yang kian meningkat.

Hal ini disampaikan saat dijumpai TribunJakarta.com, di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis, (26/3/2020).

"Aktivitas warga Bekasi karena di Jakarta sebagai epicentrum, ya sudah lah menyadari diri karena ini penyebarannya kan melalui interkasi seperti ini," kata Rahmat.

Dia menilai, saat ini masih ada puluhan ribu warganya yang masih bolak-balik Bekasi Jakarta dan dikhawatirkan membawa penyebaran virus dari Ibukota ke Kota Bekasi.

"Kalau di Jakarta sama Gubernur sudah dihimbau ya kantor-kantornya tutup berarti orang Bekasi (pekerja) kan enggak ke Jakarta hanya pada saat saya sidak ke terminal dan stasiun frekuensinya masih tinggi masih 70.000an yang ke Jakarta," jelas dia.

"Kalau 70.000 itu, 20 persennya bawa dapat (virus) dari Jakarta dibawa ke Bekasi interkasi lagi ke Bekasi wah kan celaka kita," tambahnya.

Pihaknya saat ini, hanya bisa menghimbau agar warga dan perusahaan dapat sama-sama membantu menekan penyebaran virus corona.

"Himbauan dan harus patuh karena ininya (virus) dari situ (Jakarta)," ujarnya.

Dia juga tidak bisa menekan arus interaksi warga dari Bekasi ke Jakarta yang setiap hari melakukan aktivitas, cara paling efektif mungkin jika Ibukota di lockdown dan memaksa seluruh warga berhenti berkativitas.

"Kita himbau sudah kita koar-koar sudah edaran sudah tapi kan kita enggak bisa menjamin mereka yang kerja di jakarta kalau di jakarta di stop semua karena epicentrummya luar biasa mereka enggak kerja kita minta isolasi nah itu yang paling baik itu yang kita harapkan," tuturnya.

Kendati begitu, untuk di Kota Bekasi sendiri, Wali Kota Bekasi tidak akan melakukan lockdown. Sebab, kebijakan itu murni di pemerintah pusat.

"Enggak ada kita enggak ada lock tapi kalau melarang warga kita untuk tidak beraktivitas karena posisinya semakin membahayakan wajar," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved