Sudah Tiga Hari Permukiman Warga Kebon Pala Terendam Banjir Setinggi Satu Meter

Hanya dalam hitungan jam sejak bersih-bersih rumah, Kali Ciliwung yang membentang di permukiman mereka kembali meluap

TribunJakarta.com/Bima Putra
Banjir yang merendam permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jumat (27/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Hujan yang mengguyur Jabodetabek beberapa hari ini membuat permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara banjir.

Sejak Rabu (25/3/2020) permukiman warga di RW 03, RW 04, dan RW 05 terdampak banjir luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian sekitar 1 meter.

Rukiyah (61), warga setempat mengatakan banjir imbas kiriman debit air dari Bogor dan Depok menjamah permukiman mereka pada dini hari.

"Banjir terus dari awal tahun, minggu ini saja sudah dari hari Rabu sampai Jumat sekarang banjir. Sempat surut sih, tapi surut enggak sampai sehari banjir lagi," kata Rukiyah di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020).

Meski tak sampai memaksa warga mengungsi, sampah dan lumpur yang harus dibersihkan membuat mereka kewalahan.

Hanya dalam hitungan jam sejak bersih-bersih rumah, Kali Ciliwung yang membentang di permukiman mereka kembali meluap.

"Capek bersihinnya, badan juga pada gatal-gatal. Dari awal tahun banjir rumah saya terendam sampai atap, sampai sekarang bersih-bersih terus," ujarnya.

Mameh (61), warga lainnya mengaku hanya bisa pasrah rumahnya nyaris tanpa henti dijamah banjir luapan Kali Ciliwung.

Tegal Lockdown Empat Bulan, Akses Masuk Kota Ditutup dengan Beton Hingga Wali Kota Siap Dibenci

Mereka hanya bisa menyelematkan barang-barang elektronik, kendaraan bermotor sehingga tak menambah kerugian materil akibat banjir.

"Mau bagaimana lagi, adanya seperti ini. Sekarang sih sudah mulai surut airnya, tapi kalau hujan deras lagi ya pasti banjir lagi. Capek kalau dipikirin terus," tutur Mameh.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, ketinggian air yang merendam permukiman warga pukul 11.00 WIB sudah berangsur surut.

Mameh menyebut ketinggian air luapan Kali Ciliwung mencapai ketinggian maksimal lebih dari 1 meter sekira pukul 06.00 WIB tadi.

"Sekarang sudah surut sedikit, tapi kalau warga yang rumahnya dekat kali masih satu meter. Kalau yang dekat jalan sekitar 75 sentimeter lah tingginya," sambung dia.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved