Antisipasi Virus Corona di DKI

Anies Perpanjang Masa Siswa Belajar di Rumah, Imbau Warga Tak Pulang Kampung, Hingga Opsi Karantina

Durasi belajar dari rumah alias learn from home bagi siswa sekolah diperpanjang hingga 19 April 2020.

Istimewa/Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020) sore. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Durasi belajar dari rumah alias learn from home bagi siswa sekolah diperpanjang hingga 19 April 2020.

Demikian dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat konferensi pers, di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Penutupan destinasi wisata milik Pemprov DKI Jakarta pun diperpanjang hingga tanggal yang sama.

"Tempat wisata, juga penutupannya diperpanjang. Kegiatan belajar-mengajar (KBM) juga diperpanjang," kata Anies.

"Semuanya mengikuti status tanggap darurat yang diperpanjang sampai 19 April 2020," sambungnya.

Karenanya, Anies menyadari wabah virus corona (Covid-19) semakin berbahaya.

Anies mengimbau warga DKI Jakarta agar tetap di rumah.

"Jangan bepergian, kecuali untuk kegiatan yang esensial, seperti terkait dengan kebutuhan pokok dan kesehatan," ujar Anies.

"Tetapi di luar itu, kami minta untuk tetap tinggal di rumah," lanjutnya.

Imbau warga Jakarta tidak pulang kampung

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved