Liga 1 2020

Kompetisi Liga 1 2020 Terancam Setop karena Covid-19, Ketum PSSI Bicara Kontrak Pemain

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak jadi menjalankan Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 pada tanggal 31 Maret 2020 karena virus corona atau Covid-19.

IST dok PSSI
Ketum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule. 

TRIBUNJAKARTA.COM - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak jadi menjalankan Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 pada tanggal 31 Maret 2020 karena virus corona atau Covid-19.

Hal ini menyusul Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengeluarkan keputusan baru.

Mochamad Iriawan menyatakan PSSI telah mengeluarkan surat keputusan bahwa kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dalam status keadaan tertentu darurat bencana virus corona.

Iriawan menegaskan, Surat Keputusan bernomor SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020 ini menimbang arahan Presiden Jokowi, Maklumat Kapolri, Surat Keputusan BNPB tentang perpanjangan status darurat bencana wabah virus Corona, serta juga mempertimbangkan masukan dan saran dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI, PT Liga Indoensia Baru (LIB), serta klub-klub peserta Liga 1 dan Liga 2.

“Saya selaku Ketua Umum PSSI memutuskan, bahwa PSSI menetapkan bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia, maka status ini disebut keadaan kahar atau force majeure,” kata pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu.

 Cara Klub-klub Liga 1 2020 Perangi Corona: Mulai dari Tes Medis, Galang Dana Hingga Bersihkan Mes

 Petugas Panik Lihat Driver Ojol Tergeletak di Motor: Disangka Kena Corona, Ternyata Tertidur Pulas

 UPDATE Kasus Virus Corona di Tangerang: 1 Pasien Sembuh dari Covid-19, 79 Berstatus PDP

 Ganjar Pranowo Sebut Semua Pemudik yang Masuk ke Jawa Tengah Dianggap ODP: Untuk Putus Virus Corona

Jenderal polisi bintang tiga ini mengatakan, klub peserta Liga 1 dan Liga 2 dapat mengubah kontrak kerja yang disepakati klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.

“Dengan ini saya memutuskan menunda gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei 2020. Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT LIB untuk dapat melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 terhitung mulai 1 Juli 2020,” paparnya.

Apabila pemerintah memperpanjang status darurat bencana setelah 29 Mei dan PSSI memandang belum cukup ideal untuk melanjutkan kompetisi, maka Liga 1 dan Liga 2 musim ini akan dihentikan.

“Hal-hal terkait teknis, termasuk penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub pada pihak ketiga, promosi dan degradasi, akan saya atur kemudian pada surat keputusan terpisah,” jelasnya.

Ketua Umum PSSI juga membenarkan adanya informasi terkait Piala AFF U-16 dan AFF U-19 yang rencananya digelar di Indonesia pada Juli dan Agustus ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Suharno
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved