Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Bukan Darurat Sipil, Tapi Darurat Kesehatan yang Pakar Sarankan ke Jokowi: Ini Perbedaannya

Langkah Presiden Joko Widodo dianggap tak tepat jika terapkan kebijakan darurat sipil untuk mengatasi wabah corona. Pakar sarankan darurat kesehatan.

Editor: Y Gustaman
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus pertama positif Corona di Indonesia, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo dianggap tidak tepat jika menggunakan kebijakan darurat sipil untuk mengatasi wabah corona.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai kondisi yang diciptakan oleh kebijakan darurat sipil tidak akan sama dengan situasi yang dihadapi negara di tengah pandemi Covid-19.

Darurat sipil umumnya, sambung Refly, digunakan ketika kondisi negara sedang menghadapi gangguan keamanan skala besar

"Penyebab gangguan keamanan itu ya macam-macam, tapi intinya adalah pemerintah yang ada sudah tidak lagi efektif," ungkap Refly kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020).

"Kondisi saat ini kan pemerintahan masih berjalan, enggak ada masalah," sambung dia.

Dalam kondisi negara menerapkan situasi darurat sipil, pemerintah berhak membatasi terhadap apapun.

Asyik Chat Teman Sampai Tabrak Pejalan Kaki, Gadis Ini Malah Berkelahi dengan Istri Korban

Merujuk Perppu Nomor 23 Tahun 1959, kondisi itu memberikan kewenangan bagi negara membatasi pertunjukan, percetakan, penerbitan, pengumuman, penyampaian, bahkan menutup akses internet.

Pemerintah juga dibenarkan untuk menerapkan cara-cara represif yang pada intinya bertujuan menciptakan tertib sosial.

Kenyataannya, negara dalam kondisi sekarang tidak ada masalah dengan tertib sosial.

"Justru terkesan pemerintahnya yang ragu-ragu mengambil langkah untuk penanganan Covid-19 ini, bukan masyarakatnya," tegas Refly.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved