Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Gedung MUI Kota Tangerang Jadi Kantor Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Walikota menyatakan hadirnya kantor sekretariat ini, diharapkan koordinasi lintas sektoral dalam tim gugus tugas bisa dilakukan lebih maksimal

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/dokumentasi Pemerintahan Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama dengan Dandim 0506/Tgr Wisnu Kurniawan, dan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Heriyanto meninjau gedung MUI Kota Tangerang, Selasa (31/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang digunakan sebagai kantor sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama dengan Dandim 0506/Tgr Wisnu Kurniawan, dan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Heriyanto meninjau gedung MUI.

Tinjauan dilakukan guna memastikan kesiapan gedung yang akan dipergunakan sebagai kantor Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Tangerang.

"Kita siapkan di sini, termasuk di dalamnya disiapkan peralatan dan kebutuhannya," kata Arief dalam keterangannya, Selasa (31/3/2020).

Peralatan yang akan disiapkan yakni meja, kursi, monitor yang semuanya akan bisa digunakan sebagai rapat.

Arief menyatakan hadirnya kantor sekretariat ini, diharapkan koordinasi lintas sektoral dalam tim gugus tugas bisa dilakukan lebih maksimal.

"Karena di dalam tim ini kan bukan hanya unsur pemerintah tapi juga ada kepolisian dan TNI," jelasnya.

Penutupan Akses di Jalan Swasembada XV Tanjung Priok Sejak 2 Minggu Lalu

KPU Tangsel Tunggu Surat Resmi untuk Penundaan Pilkada

Kronologi Wanita Positif Covid-19 Diduga Gangguan Jiwa Kabur Saat Jalani Isolasi di Rumah

Selain dipergunakan sebagai kantor, nantinya gedung MUI juga akan dipergunakan sebagai gudang penyimpanan bantuan yang diterima untuk membantu penanganan Covid-19 di Kota Tangerang.

"Gudangnya sedang dipersiapkan, mungkin nanti dibuat ruangan lagi supaya tidak gabung dengan ruang rapat, hingga saat ini sudah ada donatur dari beberapa perusahaan swasta yang mengirim makanan cepat saji" pungkas Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved