Antisipasi Virus Corona di Indonesia

Penutupan Akses di Kebon Bawang Tanjung Priok, Warga Sediakan Alat Cuci Tangan di depan Portal

Selain menggembok portal masuk ke jalan permukiman, warga setempat juga berinisiatif menyediakan alat cuci tangan di depan portal

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Warga RT 002/RW 05 Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyediakan alat cuci tangan di tengah penutupan akses masuk ke permukiman Jalan Swasembada Timur XIII, Selasa (31/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Penutupan akses masuk ke permukiman terkait pencegahan virus corona (COVID-19) dilakukan di Jalan Swasembada Timur XIII, RT 002/RW 05, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Selain menggembok portal masuk ke jalan permukiman, warga setempat juga berinisiatif menyediakan alat cuci tangan di depan portal.

Ketua RT 002/RW 05 Kebon Bawang, Reza Zuarli mengatakan, pihaknya sengaja menyediakan alat cuci tangan di depan portal.

Hal itu bertujuan untuk menyadarkan warga pentingnya cuci tangan di tengah pandemi corona ini.

"Itu disiapkan untuk alat cuci tangan sabun dan air. Jadi setiap keluar masuk warga kita arahkan untuk cuci tangan," ucap Reza saat ditemui Kamis (31/3/2020) sore.

Alat cuci tangan yang disediakan saat penutupan akses Jalan Swasembada XIII berupa sabun botolan yang diletakkan di atas wadah berisi air bersih.

Warga yang hendak masuk ke permukiman diimbau untuk mencuci tangan supaya selalu higienis.

"Kita imbau warga agar mencuci tangan setiap selesai kegiatan. Pada saat keluar juga menjaga jarak dan memakai masker," kata Reza.

Minibus Terbakar di Tol Dalam Kota, Satu Orang Tewas

Gedung MUI Kota Tangerang Jadi Kantor Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Antisipasi Virus Corona, Warga Kebon Bawang Jakarta Utara Tutup Akses Masuk ke Permukiman

Menurut dia, penutupan akses ini dilakukan mulai Senin (30/3/2020) atas inisiatif warga setelah adanya imbauan dari pemerintah dan Satgas Pencegahan Corona RW 05 Kebon Bawang.

Meskipun baru sehari, penutupan akaes masuk ke permukiman ini dikatakan Reza sudah berdampak.

"Kalau tidak ditutup warga yang sekiranya tidak penting gampang sekali untuk keluar masuk. Warga luar juga mudah sekali untuk masuk," ucap dia.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved