Antisipasi Virus Corona di DKI

Polisi Angkat Bicara Soal Viral Pesan Berantai Pemalakan di Jakarta Pusat Gara-gara Corona

Pesan berantai berisi kabar pemalakan di kawasan kelurahan Cideng, kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, beredar di WhatsApp.

Kompas.com/Istimewa
Ilustrasi Whatsapp 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pesan berantai berisi kabar pemalakan di kawasan kelurahan Cideng, kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, beredar di WhatsApp.

Pesan tersebut dikaitkan dengan wabah virus corona (Covid-19) di Ibu Kota Jakarta.

Kapolsek Gambir, AKBP Kade Budi, membantah pesan tersebut.

"Tidak benar pesannya, itu hoaks," kata Budi, sapaannya saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).

Sejak kemarin, Budi mengatakan, sejumlah anak buahnya diperintahkan menyisir lokasi yang dimaksud

"Saya sudah kirim anggota ke sana, tapi tidak ada apa-apa. Hoaks itu pesannya," ujar dia.

Dia menambahkan, masyarakat jangan mudah percaya dengan berita yang belum valid.

"Jangan percaya dengan pesan yang hoaks," tutupnya.

Pemkot Jakarta Selatan Semprotkan Disinfektan di Sepanjang Jalan TB Simatupang

Detik-detik Debat Panas Nikita Mirzani & Dipo Latif di Sidang Kasus KDRT, Nyai Singgung Dihamili Jin

Berikut pesan berantai yang didapat TribunJakarta.com:

*Momentum penjarahan sudah mulai preparing ...Waspada ❗*
Hati2 keluar rumah ya, di daerah cideng Jakpus banyak tukang palak minta uang , Mobil diberhentikan dengan paksa minta uang dijalanan.

Jd klu nga perlu2 banget jgn keluar rumah soalnya mereka juga semuanya susah nga ada uang buat makan dan obat2an.

Info dari anak sales td dia saksikan sendiri di cideng mobil sama motor disetopin dompet diambil paksa,
Dibelokin arah motornya karena orgnya banyak pakai benda tajam.

Waspada juga di daerah lain sangat mungkin bisa terjadi.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved