Breaking News:

Terungkap Begini Keseharian Pemuda yang Bunuh Pagar Ayu di Kalbar, Sempat Buntuti & Perkosa Korban

Kasat Reskrim Polres Landak Iptu Idris Bakara mengatakan, mayat perempuan berusia 16 tahun tersebut ditemukan warga dalam posisi telentang di samping

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Kompas.com
Terungkap Keseharian Pemuda yang Bunuh Pagar Ayu di Kalbar Begini, Sempat Buntuti & Perkosa Korban 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi telah mengamankan pelaku pembunuhan UH (23) terhadap ABG berinisial TN (16), yang hendak jadi pagar ayu di acara pernikahan di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat pada Minggu (29/3/2020).

UH diamankan setelah adanya penemuan mayat perempuan ditemukan di semak-semak.

Kasat Reskrim Polres Landak Iptu Idris Bakara mengatakan, mayat perempuan berusia 16 tahun tersebut ditemukan warga dalam posisi telentang di samping pohon.

"Identitasnya berinisial TN. Diduga korban pembunuhan," ujar Idris.

TONTON JUGA:

Cara Mudah Atasi Kulit Kering Karena Sering Cuci Tangan

Berikut sederet fakta pembunuhan ABG yang hendak jadi pagar ayu di Kalbar dirangkum TribunJakarta:

Satreskrim Polres Landak melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab kematian perempuan berusia 16 tahun, Minggu (29/3/2020).

Kronologi

Kasat Reskrim Polres Landak Iptu Idris menuturkan, TN hendak pergi ke rumah sang paman untuk menjadi pagar ayu di pernikahan yang digelar di kediaman sang paman yang berjarak 500 meter.

Meski demikian, korban tak kunjung datang sampai siang hari.

Karyawan Izin Pamit Setelah Puluhan Ikan Mati, Irfan Hakim Soroti Sikap: Itu Keistimewaannya!

Merasa khawatir, lanjut Idris, pihak keluarga lantas mencari keberadaan korban.

Sekitar pukul 13.00 WIB korban ditemukan di semak-semak oleh sudara kandungnya yang bernama Tris, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Untuk kepentingan penyelidikan dan mengungkap kematian korban, jenazah dievakuai petugas ke rumah sakit.

"Motif dan pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian," imbuh Idris.

FOLLOW JUGA:

Penangkapan pelaku

Idris menuturkan, penangkapan pelaku berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi di lokasi.

"Dari keterangan warga setelah kejadian ada salah seorang pemuda yang tiba-tiba keluar dari kampung tanpa pamit," ucap Idris.

Pemuda itu diketahui warga Kota Pontianak, Kalbar, yang bekerja di perkebunan kelapa sawit di berada kampung tersebut.

Detik-detik Pria 37 Tahun Acungkan Pisau saat Diciduk Polisi di Tangerang, Sempat Ancam Bunuh Ibu

Dari informasi itu, aparat kepolisian langsung menyusuri keberadaan pemuda tersebut dan mendapatinya berada di kawasan penyeberangan speedboat Pasar Tengah Pontianak, Kalbar.

Yang bersangkutan langsung diamankan dan periksa ke Polresta Pontianak.

"Dari pemeriksaan yang dilakukan, pemuda tersebut mengakui perbuatannya," ujar Idris.

Ilustrasi tewas
Ilustrasi tewas (Net)

Korban sempat diperkosa

Kasat Reskrim Polres Landak Iptu Idris Bakara menyatakan, saat TN di tengah perjalanan menuju rumah paman ternyata dibuntuti oleh pelaku.

"Korban langsung dibawa ke hutan sambil dicekik sampai lemas," papar Idris.

Setibanya di hutan, pelaku lantas memperkosa korban dalam keadaan tak berdaya dan diduga telah meninggal dunia.

Merasa Bersalah karena Ikan Mati, Curhat Pilu Staf Irfan Hakim Izin Resign: Kenapa Bapak Gak Marah?

"Korban dan pelaku tak saling mengenal. Cuma, saat di kampung, pelaku tetangga korban tinggal di samping rumahnya," ujar Idris.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Sementara pasal itu saja, tapi nanti kami akan gelar perkara lagi untuk mengetahui motif lainnya," ucap Idris.

Keseharian pelaku

Pelaku yang berinisial UH (23) ditangkap berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi.

"Pelaku sehari-hari bekerja di perkebunan kelapa sawit ditangkap di Pontianak," tegas Idris.

(TRIBUNJAKARTA/KOMPAS)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved