Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Jumlah Penumpang Jurusan Madura dari Terminal Tanjung Priok Mengalami Peningkatan

Mulya menuturkan, melonjaknya jumlah penumpang untuk jurusan Madura sudah terjadi selama dua hari.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Salah satu bus jurusan Madura di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Merebaknya wabah virus corona (COVID-19) berdampak terhadap penurunan jumlah penumpang yang keluar masuk Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penurunan jumlah penumpang terjadi untuk jurusan ke kota-kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah, seperti misalnya jurusan Bandung, Merak, Pekalongan, Tegal, dan lainnya.

Namun, di tengah penurunan jumlah penumpang, kenaikan justru terjadi untuk bus-bus jurusan Madura, Jawa Timur.

"Terjadinya lonjakan penumpang itu hanya jurusan ke Madura saja. Ke kota lainnya menurun," kata Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Mulya, saat ditemui di kantornya, Rabu (1/4/2020).

Mulya menuturkan, melonjaknya jumlah penumpang untuk jurusan Madura sudah terjadi selama dua hari.

Meski tak menyebut jumlah pasti, penumpang jurusan Madura terpantau naik pada hari Minggu (29/3/2020) dan Senin (30/3/2020).

"Tapi kalau jurusan Jawa, ke Pekalongan atau ke mana, sangat kurang. Sekitar 45 persen penurunannya. Kalo untuk jarak pendek, Bandung atau Merak, juga sangat menurun," kata Mulya.

Ketika Dipo Latief Protes Fitri Salhuteru di DM, Nikita Mirzani Geram: Mendingan Kerja yang Benar!

Pantauan TribunJakarta.com di Terminal Bus Tanjung Priok pada siang ini, tampak bus-bus dari PO yang melayani jurusan Madura diramaikan penumpang.

Misalnya PO Haryanto dan PO Pahala Kencana yang tampak terus dinaiki penumpang jurusan Madura.

Di sisi lain, bus-bus dari PO lainnya tampak terparkir begitu saja lantaran sepi penumpang.

Mulya menambahkan, meskipun bus jurusan Madura mengalami pelonjakan penumpang, pihak terminal tetap memberlakukan jaga jarak bagi para penumpangnya.

"Yang biasanya jok untuk dua orang harus satu orang, jok untuk tiga orang harus dua orang. Tapi kalo yang keluarga seperti biasa saja," kata dia.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved