Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Napi Tipikor, Teroris dan Gembong Narkoba Tak Ikut Dibebaskan Karena Covid-19

Narapidana kasus tindak pidana korupsi dan terorisme tidak termasuk 30 ribu narapidana yang dibebaskan pemerintah terkait upaya pencegahan Covid-19.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Narapidana Rutan Klas I Cipinang saat proses administrasi mengurus asimilasi dan integrasi yang diberikan pemerintah, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Narapidana kasus tindak pidana korupsi dan terorisme tidak termasuk dalam 30 ribu narapidana yang dibebaskan pemerintah terkait upaya pencegahan Covid-19.

Karutan Klas I Cipinang Muhammad Ulin Nuha mengatakan mereka tak berhak atas asimilasi dan integrasi karena tindak pidananya masuk dalam PP Nomor 99 Tahun 2012.

"Kecuali kasus yang terkait dengan PP 99, jadi asimilasi dan integrasi yang diberikan hanya untuk narapidana pidana umum," kata Ulin di Rutan Klas I Cipinang, Rabu (1/4/2020).

Meski Menkumham Yasonna Laoly sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 10 tahun 2020, PP Nomor 99 Tahun 2012 tetap berlaku.

PP Nomor 99 Tahun 2012 mengatur Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan bagi narapidana kasus tertentu.

Imbas Virus Corona, Jumlah Penumpang di Terminal Tanjung Priok untuk Tujuan Tertentu Turun 45 Persen

Di antaranya tindak pidana terorisme, narkotika dan prekursor narkotika, psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara.

Kemudian, kejahatan hak asasi manusia (HAM) yang berat, serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya.

Ulin menuturkan jumlah narapidana Rutan Klas I Cipinang yang berhak atas asimilasi dan integrasi hingga hari ini tercatat sebanyak 343.

Napi yang Bebas karena Covid-19 Dikenakan Wajib Lapor dan Tak Boleh Berpergian

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, Presiden, Menteri yang sudah mengeluarkan penetapan sehingga kondisi Rutan Cipinang yang over kapasitas Alhamdulillah sudah tertangani dengan baik," ujarnya.

Hingga kini, Ulin menyebut seluruh narapidana yang setelah dilakukan asimilasi dan integrasi berjumlah 4.007 dalam kondisi sehat.

Status pandemi Covid-19 membuat layanan kunjungan keluarga bagi warga binaan permasyarakatan (WBP) dihentikan sementara.

"Sampai dengan saat ini WBP masih negatif untuk virus Covid-19. Mudah-mudahan dengan adanya keputusan dari Menteri untuk pencegahan di Rutan Cipinang dapat kita kendalikan dengan baik," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved