Antisipasi Virus Corona di Depok

Putus Mata Rantai Corona, Rutan Depok Bebaskan Delapan Warga Binaan Hari ini

Tercatat, ada sekiranya delapan narapidana alias warga binaan yang dibebaskan dari Rutan Kelas I Depok, Cilodong

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
ilustrasi rutan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Demi mencegah penyebaran virus corona, Kementerian Hukum dan Hak Asasi manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengeluarkan keputusan untuk membebaskan sebagian narapidana baik itu dewasa atau pun anak-anak.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Mulai hari ini, Rumah Tahanan Kelas I Depok pun mulai menjalankan kebijakan tersebut. Tercatat, ada sekiranya delapan narapidana alias warga binaan yang dibebaskan dari Rutan Kelas I Depok, Cilodong.

“Kami dari Rutan Kelas I Depok, siang ini akan melakukan pengeluaran warga binaan. Ada enam orang kami keluarkan untuk asimilasi di rumah,” ujar Kepala Rutan Kelas I B Depok Dedy Cahyadi ketika dijumpai wartawan, Rabu (1/4/2020).

Jumlah Penumpang Jurusan Madura dari Terminal Tanjung Priok Mengalami Peningkatan

Lanjut Dedy, enam orang yang dibebaskan tersebut menjalani asimilasi di rumah sambil menunggu surat pembebasannya diterbitkan.

“Sambil menunggu surat pembebasannya, sementara menjalankan asimilasi di rumah. Nanti mereka akan mendapat pengawasan dari balai pemasyarakatan, dan juga mungkin nanti kita koordinasikan dengan Kejaksaan Negeri Depok,” katanya.

Kemudian, Dedy menuturkan ada dua warga binaan lagi yang akan dikeluarkan untuk mengikuti program integrasi pembebasan bersyarat.

“Jadi total pada hari ini ada delapan orang. Ini menindaklanjuti perintah dari Menkumham dan juga sudah di tegaskan melalui satgas penanganan Covid-19 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mana target seluruh Indonesia sekitar 30.000 warga binaan dalam kurun waktu seminggu,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved