Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wali Kota Jakarta Timur Sebut 198 RT di 40 Kelurahan Telah Terapkan Karantina Wilayah

Jumlah warga Jakarta Timur yang sepakat melakukan karantina wilayah di permukimannya guna mencegah penularan Covid-19 terus bertambah.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
TRIBUN-VIDEO.COM/ Aprilia Saraswati
ILUSTRASI - Lockdwon atau karantina wilayah terkait pencegehan Virus Corona Covid-19 yang sudah mewabah di Indonesia dan dunia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jumlah warga Jakarta Timur yang sepakat melakukan karantina wilayah di permukimannya guna mencegah penularan Covid-19 terus bertambah.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan hingga Senin (30/3/2020) tercatat 23 dari 65 Kelurahan, 56 RW, dan 111 RT melakukan karantina wilayah.

"Sementara di tanggal 31 Maret terdapat penambahan di 20 kelurahan, 79 RW, dan 87 RT," kata Anwar saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020).

Bila ditotal sudah 43 Kelurahan, 135 RW, dan 198 RT di yang melakukan karantina wilayah berdasarkan kesepakatan para warga dan pengurus RT/RW.

Sementara untuk mekanisme karantina wilayah yang dilakukan yakni berupa pembatasan akses keluar-masuk dan penyemprotan disinfektan.

Rapid Test Covid-19 Terus Dilakukan di Kota Tangerang, Ribuan Orang Dinyatakan Negatif

"Ada juga yang melakukan imbauan penerapan isolasi dan penyemprotan disinfektan di rumah masing-masing warga," ujarnya.

Di antara warga yang sudah melakukan karantina wilayah yakni RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.

Sejak Sabtu (28/3/2020) mereka sepakat hanya memfungsikan satu akses keluar-masuk menuju permukimannya.

Mereka setuju melakukan karantina wilayah usai Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan satu warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Apakah Virus Corona Bisa Menular Melalui Hewan Peliharaan? Pakar Kesehatan: Ada Beberapa Laporan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menginstruksikan lima Wali Kota agar membatasi gerak warga di wilayah yang tercatat kasus Positif Covid-19.

Pasien dalam pengawasan (PDP), dan ODP guna mencegah jumlah pasien positif Covid-19 bertambah di tengah keterbatasan tenaga medis.

"Nah saya mau minta kepada para Wali Kota untuk menggerakan jajaran di bawahnya dari mulai Camat, Lurah, RW, RT bahkan termasuk mungkin karang taruna, untuk membuat batas-batas menjaga wilayah bersih tidak tertular," tutur Anies, Selasa (31/3/2020).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved