Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Driver Ojol di Kota Bekasi Melawan Virus Corona: Terpaksa Tetap Keluar Rumah Demi Anak Istri

Pengemudi atau driver ojek online (Ojol) merupakan sektor pekerja yang sulit untuk tetap di rumah meski risiko tertular virus corona atau Covid-19.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Driver ojol di sekitaran kawasan Bulan-bulan Stasiun Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pengemudi atau driver ojek online (Ojol) merupakan sektor pekerja yang sulit untuk tetap di rumah meski berisiko tinggi tertular virus corona atau Covid-19.

Janet Siregar (43), driver ojol yang biasa beroperasi di sekitar Stasiun Bekasi mengaku sangat takut tertular.

Terlebih pekerjaannya menuntut untuk bertemu dan berada di tempat-tempat umum.

"Bukannya kami enggak takut (Corona), kami takut tapi lebih takut lagi untuk keluarga yang di rumah enggak bisa makan, jadi terpaksa kami tetap beraktivitas di luar rumah," kata Janet.

Kampanye 'di rumah aja' terus digaungkan pemerintah maupun sejumlah warga sebagai bentuk proteksi dini penyebaran virus corona ( Covid-19).

Pemerintah dan sebagian besar perusahaan sawasta juga telah menerpakan kebijakan yang mendukung kampanye 'di rumah aja', kebijakan itu ialah sistem kerja di rumah atau work from home.

Isolasi Diri Karena Virus Corona, Striker Persija Jakarta Marko Simic Ingat Kejadian yang Dialaminya

Aktivitas belajar mengajar di seluruh sekolah juga ditutup, mal atau pusat perbelajaan.

Tempat hiburan turut serta menghentikan operasional guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dampaknya, driver ojol mulai kehilangan penumpang, pendapatanya menurun drastis akibat orderan sepi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved