Liga 1 2020

Liga 1 dan Liga 2 Disetop Lantaran Corona, Ini Keluhan Wasit yang Kehilangan Pendapat

Akibat penghentian kompetisi, seluruh klub termasuk para wasit mengalami kerugian karena tidak ada laga.

Istimewa/Media Persija
ILUSTRASI WASIT: Pelatih kepala Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez kecewa dengan kepemimpinan wasit di laga menghadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (24/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memutuskan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 sampai 29 Mei 2020.

Penghentian kompetisi di Indonesia untuk mencegah seluruh elemen di dunia sepak bola dari ancaman terpapar virus corona atau Covid-19.

Akibat penghentian kompetisi, seluruh klub termasuk para wasit mengalami kerugian karena tidak ada laga.

Nusur Fadhilah, wasit yang memimpin pertandingan di Liga 1 mengungkapkan keresahannya.

Menurut dia penghentian sementara kompetisi di Indonesia membuat para wasit tidak mendapatkan penghasilan.

Sebab, tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan selain menggantungkan penghasilan dari memimpin pertandingan.

"Jujur bagi saya yang penghasilannya hanya mengandalkan dari wasit saja ini sangat tidak baik," ucap dia.

"Jika kompetisi diberhentikan, maka kami tidak mendapatkan penghasilan," sambung Nusur.

Ia menjelaskan, wasit hanya mendapatkan bayaran dari setiap kali memimpin pertandingan, tidak ada uang bulanan.

"Semua tahu wasit hanya dibayar per pertandingan saja, tidak ada penghasilan bulanan."

"Jadi kalau tidak ada pertandingan kita semua di sini tidak memiliki penghasilan tetap," tambahnya.

Wasit asal Jakarta itu berharap PSSI memperhatikan kesejahteraan wasit di tengah penghentian sementara kompetisi sepak bola di Indonesia.

"Sampai dengan saat ini pihak PSSI belum ada pembicaraan dengan kami para wasit."

"Mungkin nanti akan ada pembicaraan masalah ini, terlebih wasit yang tidak punya pekerjaan lain," tutur wasit terbaik Piala Presiden 2019 itu.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved