Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Pandemi Corona, Jaksa Usul Sidang Aulia Kesuma Digelar Online

"Saya akan coba usul sidang online, karena kalau diulur terus nanti terkatung-katung," kata Sigit

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Dua terdakwa pembunuhan, Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sigit Hendradi akan mengusulkan sidang kasus pembunuhan berencana dengan terdakwa Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin digelar secara online.

Sigit mengaku tidak ingin perkara ini terus ditunda lantaran kedua terdakwa tidak diperbolehkan keluar tahanan untuk sementara akibat masa pandemi corona.

"Saya akan coba usul sidang online, karena kalau diulur terus nanti terkatung-katung," kata Sigit saat dihubungi, Kamis (2/4/2020).

Ia menjelaskan, persidangan dengan terdakwa Aulia dan Geovanni memungkinkan digelar online karena masih beragendakan mendengar keterangan saksi fakta.

Berbeda dengan persidangan dua eksekutor, Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng, yang sudah memasuki saksi mahkota.

"Kalau Kusmawanto dkk, nanti saling menjadi saksi, agak sulit kalau online. Lebih baik tatap muka," ujarnya.

"Nah kalau Aulia masih ada saksi dari luar sebelum saksi mahkota," lanjut dia.

Jaksa mendakwa Aulia dan Geovanni telah melakukan pembunuhan berencana. Mereka pun terancam hukuman mati.

"Dakwaan primer Pasal 340 Jo 55 ayat 1 ke-1 subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana hukuman mati," kata Jaksa Sigit Hendradi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Dalam dakwaan Jaksa, Aulia Kesuma diketahui menjadi dalang pembunuhan suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana.

Aulia, istri muda Pupung, menyewa dua eksekutor untuk menghabisi nyawa suaminya dan Dana.

Pembunuhan itu dilakukan di kediaman Pupung di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, 23 Agustus 2019.

Dua hari kemudian, jasad Pupung dan Dana dibakar di dalam mobil di wilayah Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved