Breaking News:

Pentagon Butuh 100 Ribu Kantong Mayat untuk Warga AS Berisiko Korban Covid-19

Kabar mengejutkan datang dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang sedang mencari 100 ribu kantong mayat tambahan berstandar militer.

Editor: Y Gustaman
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

Melihat perkembangan wabah yang begitu cepat, Presiden AS Donald Trump pun meminta warganya untuk bersiap menghadapi dua pekan yang sangat sulit dan menyakitkan ini.

Menurut data dari Johns Hopkins University, lebih dari 209.000 orang Amerika telah dinyatakan positif corona pada Rabu sore waktu setempat.

Sedangkan lebih dari 4.600 orang dinyatakan meninggal karena wabah ini.

Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Berdasarkan Worldmeters, Rabu (1/4/2020), angka mereka yang terinfeksi virus corona alias Covid-19 di AS mencapai 189.661.

Banyak orang bertanya-tanya, kapan wabah virus ini akan berakhir?

Namun, dibandingkan mencari tahu kapan wabah virus corona akan berakhir, mengingat jejak lintas pandemi sebelumnya seperti SARS dan Flu Spanyol yang juga sulit diprediksi, beberapa pakar di AS menyarankan untuk lebih mencermati, "kapan wabah virus corona mencapai puncaknya?"

Menjawab hal ini, Dr. Kullar merujuk pada data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), pusat penelitian populasi kesehatan di Sekolah Obat-obatan, Universitas Washington.

Para pakar dikatakan telah mencoba melacak perkiraan Covid-19 di AS sejak Februari kemarin.

Proyeksi IHME saat ini (masih) berdasarkan perkiraan praktik social distancing dan penutupan tempat bisnis, menunjukkan virus corona akan mencapai puncaknya pada pertengahan April.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved