Breaking News:

Pentagon Butuh 100 Ribu Kantong Mayat untuk Warga AS Berisiko Korban Covid-19

Kabar mengejutkan datang dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang sedang mencari 100 ribu kantong mayat tambahan berstandar militer.

Editor: Y Gustaman
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

Pada 15 April (menurut proyek covid19.healthdata.org pada 16 April), diperkirakan terjadi puncak penggunaan rumah sakit dan kematian di AS.

Namun, tanggal yang diperkirakan terlalu spesifik, sebagian besar ahli menolak untuk menempatkan angka spesifik terkait puncak wabah.

Dilansir dari covid19.healthdata.org, prediksi pakar di AS terkait puncak wabah meliputi tiga hal.

Pertama, kebutuhan akan peralatan medis, kedua, prediksi kematian akibat Covid-19 dan ketiga, prediksi kasus infeksi.

Pada 16 April 2020 mendatang, kebutuhan pasien covid-19 akan kasur rumah sakit sebanyak 260.342 kasur.

Untuk perkiraan peralatan medis kasur ICU dibutuhkan sebanyak 38.849 kasur.

Sedangkan perkiraan kasus kematian pada tanggal tersebut adalah sebanyak 35.048 orang.

Dr. Kullar kemudian mengatakan bahwa prediksi dari proyek tersebut bergantung pada ketaatan warga AS mengikuti pembatasan yang saat ini berlaku (bisa juga adanya kemungkinan peningkatan aturan).

Prediksi tersebut juga diteliti untuk AS secara umum, sedangkan setiap negara bagian AS memiliki titik puncak dan titik turun masing-masing yang berbeda.

"Saya pikir, kita bisa belajar dari China bagaimana mereka menerapkan physical distancing secepat mungkin. Kini kasus mereka sangat minim," ujar Dr. Kullar.

Saat ini, di AS terdapat 1,131 kasus baru pasien Covid-19 dan menyumbang angka total menjadi 189.661 orang. Sementara itu, total kematian akibat Covid-19 di AS dilaporkan sebanyak 4.097 orang

Artikel ini tayang di Tribunnews.com dan Kompas.com dengan judul Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved