Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Terkait Surat Rekomendasi Kemenhub, PT MRT Jakarta Sudah Batasi Jam Operasional

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sudah membatasi jam operasional dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi virus Covid-19.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Penampakan Stasiun MRT Blok M yang terintegrasi dengan Mal Blok M Plaza, Senin (1/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sudah membatasi jam operasional dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi virus Covid-19.

Pembatasan jam operasional hanya berlangsung mulai pukul 06.00 WIB - 20.00 WIB dan jeda jarak (headway) 20 menit.

Upaya pembatasan sebagian sudah diterapkan sebelum Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE 5 BPTJ Tahun 2020.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, surat edaran itu baru bisa diterapkan bila Jakarta sudah masuk ke dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Surat edarannya itu menunggu Status PSBB. Baru betul-betul bisa diterapkan. Baru rekomendasi. Kita sudah melakukan pembatasan sebagian itu (sebelum surat edaran terbit)," ungkapnya saat dihubungi TribunJakarta.com pada Kamis (2/4/2020).

Turun ke Jalan, Anggota DPRD Jepara Saiful M Abidin Sosialisasikan Work From Home dan Bagikan Masker

Pembatasan waktu operasional MRT, lanjut Kamaluddin, berlangsung hingga 19 April 2020 sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta yang memperpanjang masa status Tanggap Darurat Wabah Virus Corona (Covid-19) di DKI Jakarta.

Selama masa pembatasan itu, jumlah penumpang MRT menurun dengan rata-rata sekitar delapan ribu penumpang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved