Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Pemkot Tangsel Masih Kekurangan APD untuk Tenaga Medis

Sampai saat ini, Benyamin mengatakan, jumlah APD di Pemkot Tangsel mencapai 2.000 APD, dan sudah terpakai setengahnya

Dok Foto Pribadi
Informasi soal alat pelindung diri (APD) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi wilayah zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19. Pemerintah kotannya (Pemkot) sudah menetapkan status tanggap darurat sampai akhir Mei mendatang.

Penanganan virus yang notabene baru itu harus menggunakan protokol tersendiri.

Di antaranya, bagi para tenaga medis, wajib menggunakan alat pelindung diri (APD).

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengungkapakan, Pemkot masih kekurangan APD.

"APD, memang kita selalu kurang ya. Karena itu kan hanya dipakai satu kali petugas medis dan paramedis di RSU kita," ujar Benyamin saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (3/4/2020).

Tenaga medis dari dokter hingga perawat yang disiagakan khusus menangani Covid-19, jumlahnya cukup banyak.

Bahkan petugas pemakaman yang bertugas mengubur pasien positif Covid-19, juga harus mengenakan APD.

"Kan tahu sendiri jumlahnya. Dokter ahli saja ada tujuh, yang di Puskemas Pamulang, dokter spesialis paru, dokter spesialis dalam ada tiga orang, dokter umum satu, paramedisnya itu 20," paparnya.

Pendapatan Kian Merosot Imbas Pandemi Covid-19, Penjaga Warteg Tetap Mudik Ingat Pesan Mendiang Ibu

Ia menambahkan, "Jadi kalau nanganin satu pasien, satu orang. Kemudian pakai APD, ya itu sudah harus dibuang. Kurang kita kurang."

Sampai saat ini, Benyamin mengatakan, jumlah APD di Pemkot Tangsel mencapai 2.000 APD, dan sudah terpakai setengahnya.

Sedangkan perang melawan virus ganas tersebut diprediksi belum selesai dalam hitungan minggu ke depan.

Benyamin mengatakan, Pemkot Tangsel sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin menyumbang APD.

"Hari ini kita dapat bantuan 100 APD dari Pertamina pusat. Penggunaannya nanti Dinas Kesehatan," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved