Breaking News:

Preman Bakar Transgender di Cilincing

Teman Korban Galang Dana untuk Bayar Biaya Rumah Sakit Transgender Tewas Dibakar Hidup-hidup

Untuk menutupi biaya rumah sakit, teman-teman korban sesama transpuan rela menggalang dana lewat media sosial.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
indiatimes.com
Ilustrasi orang dibakar 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Mira, transgender perempuan yang dibakar hidup-hidup hingga tewas di Cilincing, sempat menjalani perawatan di RSUD Koja sebelum meregang nyawa pada Minggu (5/4/2020) siang.

Untuk menutupi biaya rumah sakit, teman-teman korban sesama transpuan rela menggalang dana lewat media sosial.

ON (52), salah satu teman Mira, mengatakan bahwa penggalangan dana mesti dilakukan karena korban tak punya dokumen kependudukan dan hidup sebatang kara.

"Jadi ketika kita ngeshare ini kan, mengingat dia nggak punya identitas, nggak ada orang yang tanggung jawab, jadi ada ibu RT ngurus itu ke rumah sakit," ucap ON ketika dihubungi TribunJakarta.com, Senin (6/4/2020).

Biaya perawatan Mira sejak Sabtu (4/4/2020) dini hari sampai dirinya meninggal pada Minggu siang, kata ON, mencapai Rp 6 juta.

Alhasil, teman-teman Mira memutuskan untuk menggalang dana demi melunasi biaya rumah sakit itu.

"Katanya sih harus bayar, jadi ditotal-total itu Rp 6 juta sekian. Akhirnya kita pikir rame-rame, sesama waria ini gimana caranya cari solusi," katanya.

Penggalangan dana dilakukan lewat media sosial Instagram. Lewat akun @rumahpuan_, penggalangan dana pun berjalan dan berhasil mendapatkan Rp 4 juta.

"Ini kita share donasi aja di media sosial, kali aja ada teman-teman yang hatinya terketuk. Akhirnya itu jalan, sudah terkumpul sekitar Rp 4 juta-an," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved