Antisipasi Virus Corona di DKI

DPRD Minta Anies Beri Bansos per Keluarga Jelang Penerapan PSBB

Pemprov DKI Jakarta diketahui segera memberikan bantuan sosial (bansos) untuk 3.7 juta warga miskin dan rentan miskin

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI agar memberikan bantuan sosial dengan menggunakan parameter keluarga dan bukan individu agar tepat sasaran.

Pemprov DKI Jakarta diketahui segera memberikan bantuan sosial (bansos) untuk 3.7 juta warga miskin dan rentan miskin yang terdampak pandemi Covid-19 di Jakarta.

Dimana, rincian 1.1 juta warga akan dibiayai lewat APBD dan 2.6 juta warga sisanya menjadi tanggungan Kementerian Sosial melalui skema bantuan sosial khusus.

"Kami menyambut baik kebijakan ini. Bansos sangat dibutuhkan warga untuk mengurangi beban ekonomi yang berat sejak meluasnya pandemik Covid-19. Kami minta kejelasan, siapa sebenarnya yang jadi sasaran bansos ini, apakah warga atau keluarga? Karena informasi yang beredar masih simpang siur,” ujar anggota Fraksi PSI Eneng Malianasari dalam keterangannya yang diterima TribunJakarta, Selasa, (7/04/2020).

Menurut Eneng, saat ini teknis pemberian bantuan ini masih simpang siur.

Ia pun menyarankan agar Pemprov DKI tidak memberikan bantuan secara individu melainkan menggunakan parameter keluarga.

Menurutnya dasar perhitungan ini sangat penting karena akan menentukan bagaimana skema distribusi, besaran bantuan serta efektivitas dari bansos Covid-19 nantinya.

“Ini untuk menghindari terjadinya tumpang tindih penerima yang membuat bansos jadi tidak tersebar merata. Untuk itulah, saya merekomendasikan agar target sasaran adalah per keluarga, bukan per warga,” tambahnya.

Selain itu, Eneng menjelaskan bahwa hitungan perkeluarga dinilai lebih memenuhi protokol pencegahan penyebaran virus Covid-19, di mana satu orang dapat mewakili anggota keluarganya dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Ramalan Zodiak Besok, Rabu 8 April 2020: Situasi Sagitarius Buruk, Virgo Cobalah Bertanggungjawab!

Truk Tanah Terperosok di Simpang Gaplek Pamulang: 15 Jam Belum Diderek

Kiper Persija Ungkap Alasan Lelang Tiga Barang Pribadi

Apalagi saat ini Jakarta segera menjalankan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang semakin membatasi ruang gerak warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Ia pun menyebut bahwa besaran bantuan yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga sangat penting untuk membantu penerapan PSBB berjalan dengan efektif.

“Besaran bantuan sosial yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga sangat penting sebagai insentif agar PSBB dapat berjalan efektif," tutur dia.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved