Usai Hubungan Intim di Mangga Besar, Pengangguran Bius Teman Kencannya Lalu Bawa Kabur Jutaan Rupiah

Usai berhubungan intim, seorang pria penganggura berinisial TH (40) membius teman kencannya untuk merampas harta benda.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Suharno
Dokumentasi Polsek Tamansari
TH, pria yang bius teman kencannya dihadirkan Polisi usai ditangkap di Polsek Metro Tamansari, Rabu (8/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Usai berhubungan intim, seorang pria penganggura  berinisial TH (40) membius teman kencannya untuk merampas harta benda.

Aksinya tersebut dilakukan TH terhadap teman kencannya berinisial RZ (44) di sebuah hotel di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (25/3/2020).

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Abdul Ghafur menjelaskan, antara pelaku dan korban saling kenal di aplikasi pencarian jodoh.

"Pelaku itu menemukan korban melalui aplikasi Tantan perjodohan, kemudian setelah kenalan mereka bertemu sebanyak dua kali hingga akhirnya mereka bertemu di hotel kawasan Mangga Besar," kata Ghafur saat merilis kasus tersebut melalui telekonpers dari kantornya, Rabu (8/4/2020).

Ghafur menjelaskan, aksi pembiusan dilakukan pelaku menggunakan campuran obat tetes mata dan obat tidur yang dilarutkan ke dalam minuman.

Sidang Sopir Taksi Online Diduga Korban Salah Tangkap, Saksi Sebut Golok Bukan Milik Terdakwa

"Setelah melakukan hubungan intim, korban masuk kamar mandi untuk bersih-bersih disanalah pelaku lakukan aksinya," kata Ghafur.

Setelah korban tak sadarkan diri, pelaku langsung menggasak dua ponsel dan uang Rp 3 juta yang ada di tas korban dan langsung melarikan diri.

"Pelaku memang sengaja mengincar harta benda korban," kata Ghafur.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Sebut Ada Seorang Ayah Meninggal Karena Covid-19, Sekeluarga Diisolasi

Korban Meninggal

Ghafur menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi kasus pembiusan tersebut dari laporan dokter Rumah Sakit Husada tentang adanya korban meninggal dengan sejumlah luka parah di bagian kepalanya.

"Korban masuk rumah sakit pada Rabu, hari Jumatnya itu meninggal. Dari situ kita melakukan penyelidikan awal mencari titik terang apa merupakan korban penganiayan apa bukan," kata Ghafur.

27.696 Warga Jakarta Ikut Rapid Test, 3 Persennya Positif Terinfeksi Virus Corona

Ghafur melanjutkan, berdasarkan pemeriksaan dokter rumah sakit, diketahui saat itu korban dibawa dari sebuah hotel di kawasan Mangga Besar.

Berdasarkan pemeriksaan CCTV dan karyawan hotel, korban terluka karena terjatuh dari tangga di lantai dua diduga karena masih dalam pengaruh obat bius.

"Dari keterangan dokter dan cctv kami telusuri bahwa korban memang keluar kamar dengan badan oleng karena masih ada pengaruh obat bius sehingga jatuh dari tangga lantai dua ke lantai satu dari situlah dia luka-luka," kata Ghafur.

Ghafur menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan akhirnya pelaku akhirnya dibekuk di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (2/4/2020).

Dari pengakuannya, pelaku ternyata merupakan seorang residivis kasus serupa dan sudah beraksi sebanyak 80 kali dengan korbannya mayoritas adalah janda dan wanita paruh baya.

"Tahun 2017 pelaku sudah pernah diproses hukum dengan kasus sama ditangani Polsek Tebet divonis tiga tahun dan baru keluar Januari 2020 kemarin," kata Ghafur.

Atas perbuatannya, pelaku kini kembali mendekam di penjara dan diancam dengan Pasal 365 dan Pasal 351 KUHP.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved