Ikuti Jakarta, Sejumlah Wilayah yang Berbatasan dengan Ibu Kota Bersiap Ajukan PSBB

Jakarta memberlakukan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB efektif mulai Jumat 10 April 2020 disertai penegakan hukum.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Bekasi tengah mempersiapkan rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah setempat, guna memutus penyebaran virus corona (Covid-19).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi hari ini menggelar rapat dengan seluruh perangkat Pemerinrah mulai dari Kepolisian, TNI, serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi yang berlokasi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

"Kami bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi hari ini bukan hanya rapat tapi memutuskan apa saja persiapan-persiapan pelaksaan PSBB," kata Rahmat, Rabu, (8/4/2020).

Kota Bekasi kata dia, termasuk lima daerah yang diusulkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk diberlakukan PSBB bersama Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Pembahasan rapat persiapan kali ini kata Rahmat, terutama terkait kemampuan daerah dalam kaitan jaringa sosial berupa, dapur umum, kemampuan mengawal pemebatasan sosial bagi warga dan aspek lainya.

"Mudah-mudahan dalam satu dua hari ini clear (selesai) kita lakukan, karena kita peningkatannya sekarang makin naik, yang meninggal sudah ada sembilan orang sampai hari ini," jelasnya.

Secara garis besar memurut dia, PSBB sejatinya sudah diberlakukan Kota Bekasi selama beberapa pekan terakhir imbas pandemi Covid-19.

Jika SPBB secara formal sudah diberlakukan atas persetujuan Kementerian Kesehatan, terdapat beberapa perbedaan yang mungkin akan terjadi.

"Tadi persiapannya sudah, tahapannya sudah, kita kan sudah melaksanakan sebenarnya (PSBB), tidak boleh lagi ada kegiatan keagamaan, terus berkerumun sudah tidak boleh lagi, hal-hal yang berkenaan dengan transportasi sudah kita batasi, kecuali ada hal-hal tertentu yang penting," ujar Rahmat.

"Kami juga terhadap sektor-sektor ekonomi juga sudah kita (himbau berhenti), kecuali yang menjual bahan pokok, rumah makan tertentu sudah tidak di ambil melalui online, itu adalah sebuah tahapan PSBB sebetulnya," tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved