Breaking News:

Persija Jakarta

Marko Simic Bocorkan Alasan Lelang Medali Juara Liga 1 2018: 17 Tahun Penantian Juara, Arti Jakarta

Medali juara Liga 1 2018 menjadi bukti keberhasilan dan menjadi salah satu torehan terbaik Marko

MEDIA PERSIJA
Penyerang asing Persija Jakarta, Marko Simic melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Madura United di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyerang asing Persija Jakarta, Marko Simic merelakan medali juara Liga 1 2018 milik pribadinya disumbangkan di acara lelang 'Lelang Satu Hati Lawan Corona'

Acara tersebut dilaksanakan manajemen Persija Jakarta.

Barang-barang pribadi milik penggawa Persija Jakarta antara lain jersey, sepatu, sarung tangan, medali, dll, dilelang untuk membantu memerangi covid-19.

Dalam acara tersebut, medali juara Liga 1 2018 milik Marko Simic berhasil laku terlelang sebesar Rp26 juta dan dimenangkan oleh pengusaha handpone, Putra Siregar.

Penyerang berkebangsaan Kroasia itu menyadari, medali tersebut memiliki arti dan makna khusus dalam kariernya.

Medali juara Liga 1 2018 menjadi bukti keberhasilan dan menjadi salah satu torehan terbaik dalam karirnya sebagai pesepakbola profesional.

"Tentu medali ini sangat berharga bagi saya. Medali ini menjadi sangat penting bagi karier saya. Tentu kemenangan (juara) yang ada di dalamnya," kata Marko Simic dikutip dari video wawancara di Persija TV.

Terlebih, torehan gelar juara yang didapat Persija Jakarta sudah sangat dinanti-nantikan sejak 17 tahuh lamanya.

Gelar juara yang didapat Persija Jakarta di Liga 1 2018 pasti akan selalu dikenang oleh seluruh lapisan masyarakat di Jakarta, terutama pendukung The Jakmania.

"Seperti kita tahu, setelah 17 tahun akhirnya bisa juara. Ini adalah momen yang akan kita selalu kenang seumur hidup. Bagi masyarakat Jakarta, ini menjadi salah satu momen terbaik dalam hidup mereka," tambahnya.

Pencetak gol terbanyak Liga 1 2019 itu mengatakan, pikirannya saat ini hanya bisa membantu masyarakat umum yang ada disektirannya.

Banyaknya masyarakat Jakarta yang terpapar virus corona membuat Marko Simic tergugah memberikan bantuan.

"Saya hanya bisa berpikir bagaimana bisa membantu orang saat ini, karena itu kota ini (Jakarta) sudah menjadi rumah saya. Orang-orang di sini sangat mendukung dalam karier saya. Karena tanpa mereka (The Jakmania) saya tidak akan bisa mendapatkan seperti yang saya terima saat ini," ujar Simic.

Alasan kuat lainnnya adalah Simic sudah menganggap Jakarta seperti rumah kedua dalam hidupnya, karena mendapatkan banyak dukungan dalam karirnya.

"Itulah mengapa mereka pantas mendapatkan bantuan dari saya, meski sulit melepas medali ini buat saya," papar Simic.

BNN dan Penggiat Anti Narkoba Bagikan Paket Sembako ke Ojol Hingga Mantan Pecandu

Pendaftaran Kartu Prakerja Diundur Batal Dibuka Hari Ini! Menteri Tenaga Kerja Beri Penjelasan

Hanya Tersisa Rp25 M, Kas Daerah Kota Bekasi Menipis Tangani Virus Corona, PAD Turun Drastis

Lebih lanjut, Simic mengatakan, sudah mendapatkan keyakinan besar merelakan medali juara yang dimilikinya disumbangkan ke acara lelang yang dibuat manajemen Persija.

"Memang awalnya ketika saya memutuskan melelang medali yang saya dapat bersama Persija, orang-orang langsung bertanya apakah saya yakin? ya, saya jawab yakin dan dari situlah semuanya dimulai," tutur mantan pemain Melaka United tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved