Sidang Kasus Penusukan Wiranto

Terdakwa Penusuk Wiranto Sempat Berniat Teror Tenaga Kerja Asing dan Rampok Toko Emas di Banten

awalnya terdakwa Syahrial Alamsyah alias Abu Rara mengajak Samsudin alias Jack Sparrow alias Abu Basilan pada April 2019.

Istimewa/Dokumentasi Humas PN Jakarta Barat
Tiga terdakwa penusuk Wiranto mengikuti sidang di PN Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020) melalui telekonpers karena pandemi corona. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Terdakwa penusuk eks Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto sempat merencanakan aksi teror kepada tenaga kerja asing dan perampokan toko emas di kawasan Banten.

Hal tersebut diketahui dari dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Kamis (9/4/2020).

Dibacakan JPU Herry Herry Wiyanto, awalnya terdakwa Syahrial Alamsyah alias Abu Rara mengajak Samsudin alias Jack Sparrow alias Abu Basilan pada April 2019 survei ke tempat latihan pembuatan bom di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kemudian pada Juni 2019, Abu Rara mengajak Abu Basilan untuk melakukan amaliyah kepada tenaga kerja asing yang bekerja di pabrik semen di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Bahkan mereka sudah berniat menyerang para pekerja di sebuah tanjakan dekat pabrik tersebut. 

"Kalau mau melakukan amaliyah kita bisa cegat para pekerja asing di tengah jalan tepatnya di daerah jembatan," kata Herry membacakan dakwaan di ruang sidang PN Jakarta Barat.

Dalam kasus penusukan ini, Abu Rara didakwa Pasal 15 jo Pasal 6 jo Pasal 16 A UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

Ancaman hukuman dalam Pasal 6 ialah pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, pidana penjara seumur hidup, atau pidana mati. Sementara Pasal 16 A merupakan ketentuan pemberatan pidana ditambah 1/3 karena melibatkan anak.

Dalam sidang hari ini, Abu Rara beserta dua terdakwa lain yakni sang istri Fitria Diana dan rekannya Samsudin alias Jack Sparrow alias Abu Basilan mengikuti jalannya persidangan melalui video konpers karena situasi di tengah pandemi corona.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved