Breaking News:

Sidang Kasus Penusukan Wiranto

Terdakwa Penusuk Wiranto Sempat Berniat Teror Tenaga Kerja Asing dan Rampok Toko Emas di Banten

awalnya terdakwa Syahrial Alamsyah alias Abu Rara mengajak Samsudin alias Jack Sparrow alias Abu Basilan pada April 2019.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Dokumentasi Humas PN Jakarta Barat
Tiga terdakwa penusuk Wiranto mengikuti sidang di PN Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020) melalui telekonpers karena pandemi corona. 

Ketiganya tetap berada di Rutan Brimob Cikeas, Jawa Barat tempat mereka ditahan.

Simak selengkapnya:

1. Merasa diincar Densus 88

Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herry Wiyanto, mengatakan, terdakwa Abu Rara merasa dirinya sudah jadi target Densus 88.

Hal tersebut setelah pada September 2019, beberapa anggota jaringan JAD ditangkapi Densus 88 di Bekasi, Jawa Barat.

"Terdakwa ketakutan dan merasa dirinya sudah masuk dalam DPO oleh kepolisian maka tidak lama lagi terdakwa juga akan tertangkap," kata Herry di ruang sidang PN Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020).

Karena itulah, sebelum ditangkap, Abu Rara ingin melakukan penyerangan yang disebutnya sebagai tindakan amaliyah.

"Terdakwa akan dianggap hidup sia-sia jika tidak melakukan penyerangan ataupun perlawanan terhadap thogut," kata Herry dalam dakwaannya.

2. Tahu Wiranto datang karena ada helikopter

Abu Rara tahu mengenai kedatangan Wiranto karena ada helikopter yang mendarat di di Desa Menes, Kecamat Menes, Pandeglang, Banten Rabu (9/10/2019) sore Sekira Pukul 15.00 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved