Antisipasi Virus Corona di DKI

Dirlantas Polda Metro Jaya: Pengendara Motor Pribadi Boleh Berboncengan Selama PSBB, Ini Syaratnya

Pengendara sepeda motor masih diperkenankan untuk berboncengan di masa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di DKI Jakarta diberlakukan pada Jumat

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Setelah beredar kabar pengemudi ojek online tidak diizinkan mengangkut penumpang selama PSBB, namun peraturan tersebut tampaknya berbeda bagi pengendara sepeda motor pribadi.

Pengendara sepeda motor masih diperkenankan untuk berboncengan di masa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di DKI Jakarta diberlakukan pada Jumat (10/4/2020).

Hal tersebut dijelaskan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo yang mengatakan bahwa aturan tersebut tertuang dalam Pergub DKI Jakarta terkait PSBB No 33 Tahun 2020.

"Pasal 18 Ayat 5 maka penggunaan sepeda motor (untuk) motor pribadi berboncengan itu masih diperbolehkan," kata dia kepada wartawan di Jakarta.

Sambodo menjelaskan, meski diperbolehkan ada beberapa poin tertentu yang harus dipenuhi oleh pengendara roda dua.

Dalam Pasal 18 No 5 Pergub No 33 Tahun 2020 disebutkan beberapa poin salah satunya adalah wajib menggunakan masker.

Tatap Warung Kopi Johny dari Jauh, Hotman Paris Ungkap Kerinduan: Inilah Yang Telah Ubah Hidup Saya

"Baik pengguna maupun yang dibonceng itu semuanya wajib menggunakan masker serta sarung tangan," kata dia.

Adapun beberapa poin yajg mengikuti ketentuan sebagai berikut:

a. digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB;

b. melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan;

c. menggunakan masker dan sarung tangan; dan

d. tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Ini 11 Aturan PSBB di Jakarta: Ojol Dilarang Angkut Penumpang hingga Fasilitas Umum Ditutup

Aturan berboncengan tersebut tidak berlaku bagi penggunaan ojek online yang tertuang dalam pasal 18 ayat 6 Pergub No 33 Tahun 2020.

"Angkutan roda dua berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang," tulis Pergub tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan"

Editor: Muji Lestari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved