Breaking News:

Dicari Pembuang APD Diduga Bekas Pakai

Polisi Pastikan Bukan Tenaga Kesehayan yang Buang APD Diduga Bekas Pakai di Jagakarsa

Polisi memperkitakan bukan tenaga kesehatan yang membuang Alat Pelindung Diri (APD) diduga bekas pakai di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Y Gustaman
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
ILUSTRASI Jas hujan plastik dan sepatu bot digunakan tim medis corona karena persediaan APD khusus habis saat akan mengantar 3 OPD Corona di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/3/2020) lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Polisi memperkitakan bukan tenaga kesehatan yang membuang Alat Pelindung Diri (APD) diduga bekas pakai di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Kalau dugaan saya sih kalau dari rumah sakit enggak mungkin ya, kan tahu aturan. Mungkin orang umum," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Riftazudin, Jumat (10/4/2020).

Menurut dia, tenaga kesehatan memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam membuang limbah medis.

Ia mengaku sudah memeriksa sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Jagakarsa.

"Dari rumah sakit sudah diselidiki enggak ada yang buang begitu."

"Kalau tenaga kesehatan kan nggak mungkin, tertib dia, tahu aturan. Mereka juga punya SOP."

"Kita sudah cek yang terdekat dengan TKP, di RSUD Jagakarsa dan Puskesmas Jagakarsa," tambah dia.

Sebelumnya, warga menemukan APD beserta sarung tangan di Jalan Moch Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2020) malam.

Penemuan APD yang diduga bekas pakai itu pun terekam kamera video warga dan viral di media sosial Instagram.

"Ada APD lengkap sama sarung tangan. Ini yang buang mobil ambulans dua biji nggak tahu dari mana," kata penemu APD sekaligus perekam video.

Berdasarkan keterangan saksi yang didapat pihak kepolisian, orang yang membuang APD tersebut tidak turun dari mobil ambulans.

"Kata ketua RW setempat (APD) dibuang ke selokan," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono.

Saat ini, ia mengatakan APD yang diduga bekas pakai itu sudah disemprot disinfektan dan dibakar.

"Setelah menghubungi dokter dari Puskesmas, disarankan untuk dibakar. Jadi jam 21.00 kemarin sudah disemprot disinfektan lalu dibakar," ucap dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved