Breaking News:

Terjebak Lumpur, Karma Penjambret Ponsel yang Manfaatkan PSBB di Jakarta

Jambret ini merampas ponsel korbannya yang tengah berjalan, di wilayah Gunung Sahari, kelurahan Pasar Baru, kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Remaja berinisial A, yang nekat menjambret di wilayah kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, kemarin (10/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Remaja berinisial A, berani-beraninya memanfaatkan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, untuk menjambret ponsel.

Saksi mata kejadian, Rusli, menuturkan insiden mengerikan ini terjadi kemarin sore (10/4/2020), hari pertama PSBB di Jakarta.

Saat itu, pelaku dibonceng rekannya yang mengendarai sepeda motor.

Jambret ini merampas ponsel korbannya yang tengah berjalan, di wilayah Gunung Sahari, kelurahan Pasar Baru, kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Namun, korban memberikan perlawanan hingga berkelahi dengan pelaku jambret.

Rekan pelaku panik, kabur meninggalkan lokasi sambil mengendarai kebut sepeda motornya.

"Nah, si pelaku remaja ini panik juga sudah ditinggal temannya, pelaku ini kalah (berkelahi). Sudah kalah, korbannya teriak kalau dijambret. Jadi, si pelaku ini panik terus menceburi dirinya ke kali," ujar Rusli, saat dihubungi, Sabtu (11/4/2020).

"Untungnya itu di kali ada lumpur, di situ si pelaku remaja ini terjebak dan korban sudah teriak-teriak dijambret," sambungnya.

Rusli melanjutkan, warga sekitar yang mendengar kejadian tersebut segera mengerumuni lokasi dan bergotong-royong mengangkut pelaku.

"Akhirnya saya sama warga sekitar langsung ke sana, lihat ada yang terjebur di kali, kami bantu angkat," kata dia.

Polisi Bongkar Motif Kelompok Anarko Pelaku Vandalisme Porvokatif di Tangerang

Pandemi Covid-19: 36.162 Keluarga Miskin di Tangsel Dapat Bansos Lebih Cepat

Pandemi Covid-19: 36.162 Keluarga Miskin di Tangsel Dapat Bansos Lebih Cepat

"Tak tahunya yang nyebur ini jambret. Hampir dihakimi warga, cuma diamankan, tiba-tiba datang polisi," sambungnya.

Kata Rusli, pelaku diamankan oleh Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kendati begitu, Kapolsek Sawah Besar, Kompol Eliantoro belum dapat dikonfirmasi saat dihubungi TribunJakarta.com, hari ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved