Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Alasan Pihak Keluarga Tak Boleh Terlibat dalam Pemakaman Pasien Covid-19

Pihak keluarga tak diperkenankan terlibat penanganan jenazah pasien Covid-19 hingga pemakaman.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Proses pemakaman korban corona di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (27/3/2020). 

Hastry menuturkan pihak keluarga tetap tak diperkenankan turun langsung ke liang atau menyaksikan pemakaman dari jarak dekat.

Pasalnya ketika seseorang meninggal sel tubuh tak mati sekaligus, melainkan bertahap sehingga terjadi potensi penularan Covid-19.

Cairan tubuh yang keluar saat proses pembusukan jenazah pun dapat menularkan virus sehingga petugas wajib mengenakan APD.

"Mungkin menempel di APD yang menguburkan, di keranda, di tali itu kan kita enggak tahu. Itu (virus) bisa bertahan sampai sembilan jam. Makanya masyarakat atau keluarga menyaksikan dari jauh," tuturnya.

Hastry mencontohkan jajarannya di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati yang diharuskan mandi usai pemulasaran jenazah.

Terhitung 13 April 2020, Bus AKAP di Jakarta Hanya Beroperasi Hingga Pukul 18.00 WIB

Intip Cara Buang Masker dengan Benar, Jangan Dibakar Ya!

Pun sudah mengenakan APD dia juga meminta jajarannya tak tertekan karena harus menangani pemulasaran jenazah pasien Covid-19.

"Saya dan tim saya bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19. Kita tetap jaga diri, pakai APD yang lengkap, jaga kesehatan dan tetap harus happy. Kalau khawatir terus sel yang 'galak' senang," lanjut Hastry.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved