Virus Corona di Indonesia

PSBB di Bodebek, Begini Mekanisme Penyaluran Dana Desa untuk Penanggulangan Dampak Virus Corona

Selama masa PSBB, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan akan memberikan sejumlah bantuan terhadap warga yang terkena dampak dari wabah Covid-19

Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 

Bantuan tersebut ada yang sudah dilakukan secara rutin maupun baru saja ditetapkan.

Satu di antaranya yakni dana desa.

Ridwan Kamil Menjelaskan, bantuan yang menggunakan dana desa ditujukan untuk wilayah kabupaten yang melakukan PSBB.

Sebanyak 20 persen hingga 30 persen dari dana desa akan digunakan untuk membantu masyarakat yang termasuk miskin baru.

Pendaftaran Kartu Prakerja Berlangsung 30 Gelombang, Simak 2 Tes yang Harus Dilalui

"Kalau di kabupaten mereka akan dibantu pertama kali oleh dana desa," ungkap Ridwan Kamil.

"Sekitar 20 hingga 30 persen dana desa akan dipergunakan untuk membantu miskin baru karena Covid-19 di Desa," tambahnya.

Lantas bagaimana mekanisme penyaluran dana desa untuk penanganan dampak virus Corona?

Dirangkum TribunJakarta dari beberapa sumber, penggunaan dana desa untuk penanganan Covid-19 telah direstui oleh Kementrian Desa (Kemendes).

Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi mengatakan dana desa bisa digunakan untuk antisipasi dan penanggulangan dampak penyebaran virus corona.

BREAKING NEWS Polisi Baku Tembak dengan Komplotan Perampok Toko Emas Pasar Kemiri, 3 Pelaku Tewas

Sekitar Rp 28,8 triliun dana desa sudah disiapkan dan didistribusikan pada tahap pertama.

Dana ini disalurkan langsung dari kas negara ke kas desa.

"Tahap pertama 40 persen ke kerkdes dengan melalui pencatatan di RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) Kabupaten dan Kota," kata Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemendesa, Taufik Madjid, di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (21/2).

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Dana ini bisa cair jika tiga syarat terpenuhi.

Pertama, ada Peraturan Gubernur dan Peraturan Walikota atau Peraturan Bupati.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved