Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Stiker Untuk Penerima Bansos Covid-19 di Bekasi, Sindiran Bagi Warga Mampu Pura-pura Miskin

Pemerintah Kota Bekasi berencana memasang stiker di rumah-rumah warga penerima bantuan sosial (bansos) selama menghadapi pandemi Covid-19.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Gambar stiker yang beredar luar di media sosial serta sejumlah grup whatsapp warga kota Bekasi tentang stiker untuk warga penerima bansos Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi berencana memasang stiker di rumah-rumah warga penerima bantuan sosial (bansos) selama menghadapi pandemi Covid-19, gambar stiker itu belakangan sudah beredar di media sosial hingga menuai berbagai tanggapan.

Pantauan TribunJakarta.com disejumlah grup whatsapp warga Kota Bekasi, beberapa warga menilai penempelan stiker ini cukup membuat dilematis bagi yang menerima, tapi disatu sisi, bansos sangat dibutuhkan ketika menghadapi masa sulit seperti ini.

Bahkan ada yang menganggap penempelan stiker itu justru menambahkan beban pemerintah, harusnya Pemkot Bekasi bisa lebih efisien menggunakan anggaran ketimbang mencetak stiker yang dirasa tidak begitu penting.

4 Pekerja Proyek Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR Pasar Rebo

Adapun stiker yang beredar di media sosial maupun di beberapa grup whatsapp kalangan warga Kota Bekasi, memiliki dua versi dengan redaksi yang berbeda.

Stiker yang diterbitkan Pemkot Bekasi itu tertuliskan, 'Kami adalah rumah tangga penerima bantuan sosial terdampak Covid-19', pada stiker itu juga ditulis tentang undang-undang nomor 31 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin.

Pemerintah Kota Bekasi dalam stiker itu, turut mengutip pasal 42 yang berbunyi, setiap orang memalsukan data verifikasi dan validasi sebagaimana dimaksud pasal 11 ayat (3), dipidana penjara dua tahun atau denda paling banyak Rp50.000.000.

PSBB Banten, Layanan Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Dihentikan Sementara Mulai Hari ini

Kemudian stiker kedua bertuliskan, 'Kami adalah rumah tangga miskin (RTM) penerima bantuan sosial terdampak Covid-19'. Pada bagian bawah stiker ditegaskan agar warga penerima bantuan tidak mencopot stiker selama program bansos berlangsung.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam keterangannya di acara ILC TvOne menegaskan, stiker yang beredar luas di media sosial itu memang benar dibuat pihaknya dan akan segera ditempel di rumah-rumah warga penerima bansos.

"Ya betul memang kami sudah mempertimbangkan sebelumnya, tadinya malah tulisannya 'Kami Adalah Rumah Tangga Miskin' nah kami ganti dengan 'Kami adalah rumah tangga penerima bantuan sosial' ini sudah kami luwesin," kata Rahmat dalam keterangan di ILC, Selasa, (14/4/2020) malam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved