Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tips Cegah Penularan Virus Corona di Dalam Mobil dari Dokter Spesialis Paru

Virus corona lebih lama hidup di ruangan yang tertutup, dingin, dan jarang dibersihkan, benarkah?

Editor: Siti Nawiroh
Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJAKARTA.COM - Virus corona lebih lama hidup di ruangan yang tertutup, dingin, dan jarang dibersihkan, benarkah?

Dokter Spesialis paru, Jaka Pradipta menyebut, di dalam mobil masih aman, karena sinar matahari yang masuk dan suhu panas membuat virus corona rusak.

Namun, pemilik mobil disarankan untuk rajin membersihkan kendaraannya.

"Sebenarnya mobil, sinar matahari masuk dan suhunya panas, virus itu akan rusak di atas 50-60 derajat mulai hancur."

"Mobil ini masih cukup aman virus itu berada di dalamnya, tapi baiknya kita rajin membersihkan mobil meskipun suhu panas," ujar Jaka, dikutip dari YouTube Kompas TV, Rabu (15/4/2020).

Ia lalu menyarankan untuk membersihkan bagian-bagian yang sering dipegang atau terkena tangan.

"Meskipun suhu panas, kita tetap rajin, terutama setir, dan area-area yang bisa dipegang," jelasnya.

Pengendara mobil dilarang untuk menyentuh bagian wajah dan tetap menjaga kebersihan setelah keluar mobil.

"Setelah memegang mobil baiknya jangan memegang wajah gitu, karena tetap berisiko."

"Intinya kita sekarang menghadapi sesuatu yang tidak terlihat jadi usaha kita yang terus kita jaga kita waspada," lanjut Jaka.

Dokter Jaka Pradipta
Dokter Jaka Pradipta (YouTube Kompas TV)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved